Foto: Foto bersama usai pertemuan. (Foto Hendra Mokorowu)
Jalin Kerja Sama, ISI Surakarta Sambangi PUKKAT
Tomohon, MX
Jajaran pimpinan Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menyambangi Kantor Pusat Kajian Kebudayaan Indonesia Timur (PUKKAT), Kakaskasen, Kota Tomohon, Jumat (24/11). Kedatangan rombongan ISI tersebut disambut langsung Ketua bersama para Pengawas PUKKAT. Topik soal rajutan kerja sama pun mengemuka dalam perbincangan.
Direktur Pascasarjana ISI Surakarta, Prof Dr Dra Sunarmi MHum menuturkan pihaknya memang tertarik untuk bekerja sama dengan PUKKAT. "Hal ini karena kami meyakini bahwa PUKKAT memiliki misi visi yang sama dengan Pascasarjana ISI Surakarta. Adalah mengembangkan atau melestarikan kebudayaan lewat kajian-kajian," tutur Sunarmi.
Dijelaskan, Pascasarjana ISI Surakarta ada dua jalur, yaitu pengkajian dan penciptaan. Dua jalur ini mempunyai mandat untuk fokus terhadap mengembangkan dan melestarikan kebudayaan. Kemudian, mahasiswa di ISI Surakarta itu tidak hanya dari Indonesia tengah atau Jawa Tengah saja. Akan tetapi ada juga alumninya yang di IAKN Manado, Unima dan Unsrat.
"Bentuk-bentuk kerja sama yang direncanakan, yaitu ada penelitian secara bersama, menjadi narasumber dan penguji. Syukur-syukur ke depan bisa jadi kopromotor juga. Tidak hanya sebagai penguji, termasuk narasumber seminar bisa saling tukar dari PUKKAT ke ISI atau ISI ke PUKKAT," terangnya.
Ke depan kata dia, kalau mahasiswa ISI melakukan kajian-kajian di Minahasa, bisa bekerja sama juga dengan PUKKAT. Pihaknya pun akan menggandeng PUKKAT dalam penyelenggaraan pembelajaran di Pascasarjana ISI Surakarta. Apalagi dalam prosesnya, ISI tidak hanya melibatkan dari perguruan tinggi saja. Tetapi juga dari kantong-kantong seni. "Nah PUKKAT ini saya posisikan tidak hanya sebagai kantong seni, tapi bergerak pula dalam kajian," tandas Sunarmi.
Ketua PUKKAT, Dr Denni HR Pinontoan membenarkan, kunjungan pimpinan ISI Surakarta tersebut memang berkaitan dengan upaya membangun kerja sama. PUKKAT sebagai lembaga kajian non perguruan tinggi. PUKKAT yang sudah melakukan studi-studi dan penelitian-penelitian pun merasa senang karena dilirik ISI Surakarta.
"Kerja sama nanti, itu dalam bentuk penelitian bersama atau ISI Surakarta akan mengirim ke sini (PUKKAT, red) mahasiswanya untuk melakukan penelitian. Tapi hal penting juga kita memiliki komitmen bersama dalam pengkajian atau kajian-kajian budaya," singkat Pinontoan.
Diketahui, dalam kunjungan tersebut turut serta Rektor ISI Surakarta, Dr I Nyoman Sukerna SKar MHum, Wakil Rektor 1, Dr Bambang Sunarto SSen MSn dan jajaran dosen. (hendra mokorowu)



































