Foto: Adrian Ngenget
Tomohon Kecipratan 4 Proyek Air Bersih 2024 Senilai 66,5 M
Tomohon, MX
Kota Sejuk di bawah kaki Lokon mendapatkan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Layanan air bersih menjadi sasaran. Anggaran sekira 66,5 Miliar (M) Rupiah akan dikucurkan guna peningkatan produksi air bersih. Optimalisasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Mahlimbukar dan pembangunan SPAM Tomohon Selatan pun ditargetkan.
Demikian Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Tomohon, Adrian Ngenget kepada manadoxpress.com, baru-baru ini. Diungkapkan, sebelumnya PDAM Kota Tomohon telah mengajukan permintaan ke Kementerian PUPR, melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) dan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sulawesi Utara. Pengajuan ini berdasarkan hasil identifikasi masalah di Kota Tomohon, ternyata produksi air masih kurang.
"Jadi, tujuan kami mengajukan permintaan pekerjaan tersebut antara lain, untuk optimalisasi SPAM Mahlimbukar Tomohon Utara dan pembangunan SPAM Tomohon Selatan. Artinya, ada air yang belum belum terpakai. Nah itu yang akan kita manfaatkan untuk didistribusikan kepada masyarakat," ujar Ngenget.
Adapun anggaran 66,5 M itu terbagi menjadi 4 paket proyek. Pertama, optimalisasi SPAM Mahlimbukar proyek satu, senilai 10 M dari BWS. Kewenangan pengerjaannya, hanya mulai dari sumber mata air, bangun pipa transmisi, sampai ke bak reservoir.
Kedua, optimalisasi SPAM Mahlimbukar proyek dua, 34 M dari BPPW. Ini merupakan lanjutan dari proyek pertama. Pekerjaannya mulai dari instalasi pengolahan air menuju pipa distribusi sampai ke sambungan rumah (SR) atau meteran air pelanggan. Proyek dari BPPW ini akan mengerjakan pembangunan jaringan pipa distribusi baru, baik dalam kota maupun jalan-jalan kelurahan di Tomohon Utara.
Ketiga, pembangunan SPAM Tomohon Selatan dengan anggaran 14 M, dari BPPW. Sumber mata air di danau Pangolombian akan diambil untuk menambah produksi. Hal ini guna melayani pelanggan atau masyarakat yang belum terlayani. Di dalamnya, ada kelurahan Lahendong, Tumatangtang, Tumatangtang Satu, Kampung Jawa dan Perum Griya 2 Lansot.
Keempat, proyek pembangunan sumur bor dari BWS, 2 paket senilai 8,5 M. Sumur bor satu akan dibangun di komplek Kantor Dinas PUPR Kota Tomohon. Rencananya, ini akan melayani perkantoran dan Perum Griya 3. Sumur bor dua akan dibangun di kelurahan Pinaras. Kedua sumur bor ini, instalasinya akan menggunakan solar cell. Tidak memakai listrik PLN ataupun genset.
Dijelaskan Dirut, BWS ada dua paket, yaitu optimalisasi SPAM Mahlimbukar dan pembangunan sumur bor. Kemudian BPPW juga ada dua paket, yakni optimalisasi SPAM Mahlimbukar dan pembangunan SPAM Tomohon Selatan. Optimalisasi SPAM Mahlimbukar ada penambahan 1500 SR. SPAM Tomohon Selatan juga 1500 SR. Jadi, Kota Tomohon pada tahun 2024, ada penambahan 3000 SR. Kata dia, proyek-proyek tersebut diperkirakan mulai dikerjakan pada Maret atau April 2024. Soal pengerjaannya, akan ditangani pihak BWS dan BPPW. PDAM Kota Tomohon hanya akan melakukan koordinasi tentang teknis, bahan material dan titik-titik lokasi pembangunan jaringan pipa.
"Untuk penginstalan 3000 SR ini gratis, tidak ada biaya. Ini juga salah satu upaya untuk menunjang visi misi CSWL dan program unggulan Pemerintah Kota Tomohon di sektor air bersih. Bantuan dari Kementerian PUPR untuk pembangunan infrastruktur jaringan air bersih di Kota Tomohon, diharapkan bisa membantu masyarakat. Kiranya masyarakat dapat memanfaatkan bantuan ini ke depan secara maksimal," tandas Ngenget. (hendra mokorowu)



































