SMAN 1 Tomohon Gelar Graduation, Walukow: Sebelumnya Ijazah Sudah Diserahkan
Tomohon, MX
Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tomohon, gelar graduation Angkatan 74. Kegiatan dilaksanakan di halaman sekolah, Kelurahan Walian, Kecamatan Tomohon Tengah, Kota Tomohon, Kamis (25/5).
Kegiatan ini didahului dengan ibadah yang dipimpin oleh Pdt. Marianti Marieke Dipan, S.Th., dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah (Kepsek), Maria Walukow, S.Pd., M.Hum.
Saat sambutan, Kepsek mengatakan bagaimana waktu awal saat orang tua mendaftarkan anak, dan juga turut hadir dalam rapat orang tua, mengambil raport hasil belajar, atau mungkin hadir terpaksa karena ada panggilan orang tua.
"Tidak terasa waktu berlalu, berbagai deretan momen itu tidak akan terulang. Kecuali masih ada anak yang sekolah di sini. Dan pasti tidak sedikit pengorbanan-pengorbanan dan perjuangan bapak ibu selama ini," ucap Walukow dalam sambutannya.
Menurutnya, mungkin ada keluh kesah dan ada air mata selama tiga tahun menyekolahkan anak di sekolah ini.
"Atas nama Pemerintah Sulawesi Utara, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi utara, dan segenap warga SMA Negeri 1 Tomohon, kami mengucapkan banyak selamat," sambungnya.
Walukow menegaskan, seluruh lulusan angkatan ke-74 sudah menerima ijazah.
"Mereka bukan lagi siswa melainkan alumni SMA Negeri 1 Tomohon. Sejak 5 Mei 2023 mereka sudah ditamatkan dan ijazah sudah langsung bisa diambil. Tidak ada satupun ijazah yang ditahan dan bisa langsung diambil oleh bapak ibu. Ini menjadi salah satu inovasi sekolah di tahun ini," jelas Walukow.
Kepada orang tua siswa, Walukow mengucapkan terima kasih banyak sudah mempercayakan anak-anak mereka untuk dididik di SMA Negeri 1 Tomohon, sembari memohon maaf jika ada gaya guru yang mungkin tampak keras, sebab mereka pun berjuang demi anak-anak ini.
"Kadang tanpa mengingat keluarga kami sendiri di rumah, kami tetap ada di sekolah demi anak-anak ini. Kami mengeyampingkan berbagai pergumulan pribadi dan tetap hadir untuk mencerdaskan anak-anak penerus bangsa kita," urainya.
Sekarang mereka alumni di sekolah ini, sebagai orang tua di sekolah, Walukow mengaku terus mendoakan agar anak-anak boleh berhasil mengejar impian dan cita-cita mereka.
"Sama seperti Ibu Pendeta katakan tadi di khotbah, kalau boleh dilanjutkan pendidikan setinggi-tinggi nya," ucap Walukow.
"Tuhan memberkati kalian alumni angkatan 74 yang luar biasa dan yang merancang dan menyukseskan acara ini. Saya mengutip kalimat bapak pendidikan Indonesia, Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri, pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu, dengan ilmu kita mengukir kemuliaan. Pakatuan wo pakalawiren," kata Walukow. (Reinhard Loris)



































