Foto: Walikota Caroll menyampaikan sambutannya.(ist)
Capaian Prevalensi Stunting Tomohon Lampaui Target Nasional
Tomohon, MX
Upaya pencegahan dan penurunan stunting di Kota Tomohon, menunjukkan progres yang baik. Ini terbukti lewat angka prevalensi stunting turun hingga 13,7 persen. Hal ini telah melampaui target nasional prevalensi stunting 14 persen tahun 2024. Demikian Walikota Caroll Joram Azarias Senduk SH dalam giat pemberdayaan kelompok masyarakat di kampung berkualitas (KB) dalam kerngka percepatan penurunan stunting, di aula SMA Kristen 1 Tomohon, Selasa (28/3).
Hal ini pun menurut dia, kabar gembira untuk pemerintah dan masyarakat Tomohon. Study Data Status Gizi Indonesi (SSGI) tahun 2022 menunjukan prevalensi stunting di Sulawesi Utara berada di angka 20,5 persen. Sementara, Tomohon mampu melampaui target nasional. Ini merupakan bukti berkat dari kerja keras semua stakeholder yang ada di Kota Tomohon.
"Saat ini kita sudah menurunkan prevalensi stunting di angka 13,7 persen. Walaupun demikian, kami mengajak, marilah kita terus tingkatkan sinergitas agar harapan dan cita - cita Kota Tomohon zero stunting dapat terwujud," ajak Caroll.
Sebelumnya diuraikannya, sejak dicanangkan Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 Januari 2016, KB terus bertumbuh pesat. Semangat membentuk dan mendirikan KB di seluruh nusantara, di dalamnya Kota Tomohon, telah menghasilkan perubahan yang sangat luar biasa dibidang kependudukan keluarga berencana
Deputi Bidang Pengendalian Penduduk Kementerian BKKBN RI, Bonivasius P Ichtiarto mengatakan, kerja sama, sinergitas dari semua pihak akan menurunkan angka stunting. "Apresiasi kepada Pemerintah Kota Tomohon atas capaian prevalensi angka stunting sudah di bawah rata rata nasional. Tentu ini adalah bukti kerja sama dari semua pihak," kata Bonivasius.
Dalam kegiatan ini, dilaksanakan pula penandatanganan MOU ASN Peduli Kependudukan antara Dinas PPKB bersama BKPSDM Kota Tomohon. MOU Generasi Muda Peduli Kependudukan antara Dinas PPKB dan DPD II KNPI Kota Tomohon. MOU Pramuka Peduli Kependudukan oleh Dinas PPKB dengan Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tomohon.
Dilakukan juga pencanangan 44 kelurahan kampung KB dan SMA Kristen 1 Tomohon sebagai Sekolah Siaga Kependudukan. Penandatangan, yaitu Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Tomohon, drg JeandArc Senduk Karundeng, Ketua DPD II KNPI Kota Tomohon, Karlheinz Putra Minahasa Senduk SH, Kepala BKPSDM Albert Tulus bersama Kadis PPKB Kota Tomohon, Mareyke Manengkey.
Hadir dalam kegiatan, jajaran Bidang Pengendalian Penduduk Kementerian BKKBN RI, Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Sulut, Diano Tino Tandaju, para Lurah, kader KB. (hendra mokorowu)



































