Arus Lalu Lintas Saat Nataru Tetap Terkendali


Tomohon, MX

Kondisi arus lalu lintas kendaraan bermotor menjelang, hingga hari perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Kota Tomohon, masih aman terkendali. Secara umum, tidak ada kendala atau hal-hal prinsip mengenai masalah lalu lintas yang sangat berarti. Demikian Kapolres Tomohon, AKBP Arian Primadanu Colibrito, S.IK, M.H, melalui Kasat Lantas, Iptu Nicky Pondalos, S.IP ketika disambangi manadoxpress.com di ruang kantornya, Kamis (5/1).

Tak dipungkirinya, memang terjadi peningkatan jumlah kendaraan bermotor. Ini lantaran Kota Tomohon merupakan jalur perlintasan kendaraan bermotor dari 4 daerah kabupaten. Namun demikian, Satlantas Polres Tomohon menyiasati itu dengan melakukan pengalihan arus lalu lintas.

"Kendaraan dari arah Minahasa Tenggara, dan Boltim ke Manado atau sebaliknya, kami arahkan untuk lewat di jalan lingkar barat. Sedangkan dari arah Tondano ke Manado atau sebaliknya, kami arahkan lewat di jalan lingkar timur," ungkap Pondalos.

Menurut analisisnya, opsi pengalihan jalur kendaraan bermotor ini cukup efektif untuk mencegah timbulnya kemacetan parah di Kota Tomohon. Diakuinya, pada H-1 hari Natal, terjadi peningkatan volume kendaraan yang luar biasa di pusat kota. Berdasarkan pantauannya, ternyata bukan hanya kendaraan lokal. Tetapi, banyak juga dari Minahasa, Minahasa Tenggara, dan Boltim, yang berbelanja di Tomohon. Kemudian, lahan parkir Sinode GMIM dialihfungsikan untuk sementara waktu menjadi tempat berjualan.

"Akan tetapi, penumpukan kendaraan saat itu segera dikendalikan anggota Satlantas Polres Tomohon dengan gerak cepat. Pun setelah hari H, kondisi arus lalu lintas kembali normal," jelas Pondalos.

Adapun, selama operasi pengamanan arus lalu lintas Nataru, terjadi peningkatan pelanggaran. Kesadaran masyarakat soal tertib berlalu lintas hanya timbul ketika ada polisi di jalan, bukan demi mengutamakan keselamatan. Pun demikian, pihaknya tidak melakukan penindakan tilang. Hal ini mengacu petunjuk Kapolri, dan Korlantas bahwa pelanggar hanya mendapatkan teguran. Apalagi di daerah-daerah yang belum ada electronic traffic law enforcement.

"Kami kembali mengingatkan kepada warga pengguna kendaraan bermotor untuk meningkatkan kesadaran terhadap tata tertib berlalu lintas. Intinya adalah tentang keselamatan diri semua orang pengguna jalan," pungkasnya. (hendra mokorowu)



Sponsors

Sponsors