Flu Burung Merebak, Pedagang Ayam dan Itik di Pasar Tradisional Cemas
Tondano, ME
Kasus Flu Burung yang merebak di beberapa desa di Kabupaten Minahasa, membuat para pedagang unggas seperti pedagang ayam dan itik merasa was-was. Rasa kuatir ini diakui sejumlah pedagang ayam dan itik di beberapa pasar tardisional di Minahasa ketika di wawancarai Manado Express, Sabtu (17/08).
“Sebagian besar konsumen kini mengaku takut membeli ayam dan itik yang dijual di pasar, karena kini beredar kabar bahwa flu burung mulai mewabah di Minahasa, dan akibatnya pendapatan saya yang hanya bergantung dari penjualan ayam dan itik mulai menurun dibanding hari-hari sebelumnya,” ungkap Jotje, pria paruh baya yang sehari-harinya berdagang ayam dan itik di pasar Tradisonal Langowan.
Hal senada diungkapkan, Stenli, pedagang ayam di pasar tradisional Remboken. Saat diwawancarai Manado Expresss, dia mengaku mulai cemas karena pendapatannya menurun sekitar 20 persen dari hasil yang biasa ia dapatkan sebelumnya.
“Kalau setiap hari pendapatan saya terus menurun seperti ini, beberapa minggu kemudian pasti sudah bangkrut,” keluhnya.
Sementara, Yeni, salah seorang konsumen, mengaku memang mulai mengurangi konsumsi ayam dan itik bagi keluarganya ketika mengetahui wabah flu burung sedang merebak di daerah Minahasa. Saat ini ia justru lebih memilih ikan laut sebagai alternatif lauk untuk makanan keluarganya sehari-hari.
“Sekarang lebih waspada saja, dan untuk mengantisipasi menularnya flu burung kepada saya atau keluarga saya, lebih aman mengonsumsi ikan daripada membeli ayam atau itik,” ucapnya saat berbelanja di pasar tradisional Langowan.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, ribuan unggas dibeberapa desa di Minahasa, mati akibat terserang wabah Flu Burung yang diakibatkan oleh Virus H5N1. Pemerintah daerah sendiri sedang berupaya keras untuk mencegah meluasnya wabah flu burung tersebut di daerah Minahasa. Pencegahan yang dilakukan seperti mengisolasi unggas-unggas yang mati, dan memberikan semprotan des-invektan terhadap kandang-kandang unggas di daerah-daerah kasus. (Jeksen Kewas)
Foto : Ilustrasi Pedagang Ayam di Pasar Tradisonal.(Ist)



































