Sosialisasikan JKN-KIS, BPJS Tondano Gandeng Sinode GMIM


Tomohon, MX

Komitmen meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya jaminan kesehatan terus ditunjukkan Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) Kesehatan Tondano. Berbagai upaya pun terus digencarkan. Salah satunya dengan terus menyosialisasikan program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Lembaga keagamaan pun jadi sasaran, guna menyukseskan program ini.

Itu terlihat saat BPJS Tondano membangun sinergitas dengan Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM), beberapa waktu lalu.

Ketua Sinode GMIM, Pdt. Hein Arina dalam kesempatannya mengatakan, kerjasama ini merupakan bentuk dukungan nyata Sinode GMIM terhadap program pemerintah, khususnya bidang kesehatan. 

Ia menjelaskan, ini dilakukan dalam bentuk edukasi berupa pesan dan himbauan kepada warga Sulut tentang pentingnya jaminan kesehatan  melalui para pendeta, gereja maupun kelompok kerukunan agama kristiani lainnya.

“Kami menyambut baik  kerjasama ini, karena ini adalah bentuk dukungan Sinode GMIM terhadap program JKN-KIS. Gereja juga akan terus memberikan himbauan  kepada jemaat untuk selalu tertib dan taat membayar iuran secara tepat waktu, karena hal inilah yang menjadi filosofi gotong royong yang mendasari program JKN-KIS,” ungkap Arina.

Ia juga menambahkan, program edukasi ini akan dikolaborasikan dengan multimedia dan teknologi informasi yang ada di Sinode GMIM.

"Hal ini untuk menjangkau para kaum remaja milenial yang cukup menggandrungi internet, baik melaui website, jurnal maupun aplikasi," terangnya.

Sementara itu, deputi Direksi Wilayah Suluttenggomalut, Chandra Nurcahyo menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga atas dukungan dan upaya yang diberikan oleh Sinode GMIM dalam membantu pemerintah melalui BPJS Kesehatan dalam penyelengaraan Program Jaminan Kesehatan.

“Kami  mengucapkan terima kasih kepada  Sinode GMIM yang telah memberikan dukungan melalui kegiatan edukasi kepada masyarakat melalui himbauan kepada jemaat terkait pentingnya jaminan kesehatan dan komitmen untuk mengingatkan warga untuk sadar dan tertib dalam membayar iuran tepat waktu, sangat kami apresiasi,” ucapnya.

Selain itu candra juga menjelaskan, selain Sinode GMIM, BPJS Kesehatan akan terus berupaya  untuk terus bekerjasama dengan lembaga atau instansi lainnya, baik pemerintah maupun swasta untuk bersama – sama saling mendukung untuk keberlangsungan Program Jaminan Kesehatan.

"Masyarakat punya peran besar untuk mengawal agar Program JKN-KIS bisa terus berjalan, salah satunya dengan menjaga agar yang sehat tetap sehat, dan yang sakit tidak bertambah parah. Sehat itu murah dan mudah. Makan dengan gizi seimbang, istirahat cukup, dan olah raga ringan tiap hari. Ini hal yang sederhana, tapi tantangannya luar biasa karena tergantung komitmen kita sendiri,” pungkasnya. (Kharisma Kurama)



Sponsors

Sponsors