Wowiling Ajak Generasi Muda Tetap Produktif di Tengah Pandemi Covid-19


Kawangkoan, MX

Mahasiswa asal Kawangkoan bercerita bagaimana dia menjalani aktivitas sebagai Mahasiswa juga seorang Pemuda Gereja di situasi pendemi. Ia adalah Pamela Gwyneth Wowiling.  Mahasiswa tingkat akhir di Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Jurusan International Business Administration (IBA), Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu mengulas pengalaman dan perjalanannya sebagai mahasiswa ditengah situasi yang akan memasuki New Normal Era.

“Pandemi bukanlah situasi yang menghalang bagi Mahasiswa tingkat akhir dan bukan juga penghalang untuk melakukan aktivitas, hanya saja mengubah kebiasaan-kebiasaan yang sering terjadi dalam lingkup mahasiswa dan sebagai anggota jemaat. Misalnya, kalau seperti biasa pertemuan di dalam kelas, tapi sekarang hanya dalam ruang virtual saja, begitupun dalam persekutuan ibadah dengan memanfaatkan teknologi yang ada sekarang,” ungkap Wowiling saat diwawancarai ManadoXpress usai melayani di Gereja, Minggu (31/05).

Menunurutnya, dengan adanya pandemi ini setiap orang bisa mengembangkan bakat melalui media-media teknologi agar bisa memberikan pesan positif bagi banyak orang, karena jika teknologi tidak digunakan sebagaimana mestinya pasti akan dianggap negatif bagi sebagian orang.

“Saya gemar bermain Tiktok, karena ini adalah salah satu cara saya untuk berolahraga dan mengembangkan minat saya yaitu dance, karena hobi saya juga menari” ujarnya.

Pamela yang beberapa waktu lalu mengikuti seminar proposal skripsi dan telah dinyatakan layak untuk diteruskan dalam penyusunan skripsi oleh dewan penguji.

“Walaupun hanya dirumah saja, aktivitas sebagai mahasiswa saya terus laksanakan. Beberapa waktu lalu saya boleh mengikuti seminar proposal skripsi dan Puji Tuhan layak untuk dilanjutkan di tahap selanjutnya,” terangnya.

Ia berpesan agar para pemuda dan mahasiswa supaya tetap produktif dan melakukan hal-hal yang bermanfaat bagi banyak orang serta terus mematuhi anjuran dari pemerintah dan gereja.

“Sebagai pemuda sekaligus mahasiswa seharusnya memiliki kesadaran terhadap situasi ini dan bisa menjadi solution maker. There’s a lot of things we can do now artinya banyak hal yang bisa kita lakukan saat ini agar tetap berproduktif dan bermanfaat bagi banyak orang, tapi harus tetap ingat patuhi aturan pemerintah dan gereja," katanya.

Pamela mengharapkan agar terus kuat dan menjaga komunikasi yang baik, serta tetap bekerja sama melawan dan mengurangi penyebaran wabah yang mendunia ini sampai masa karantina atau work from home selesai, serta terus menjadi teladan untuk sesama dan jangan lupa untuk terus mengandalkan Tuhan dalam setiap waktu. (Marselino Runturambi)



Sponsors

Sponsors