Intens Lakukan Rapid Test, RSUD Mitra Sehat Ajukan Penambahan


Ratahan, MX
Stok perangkat rapid test di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mitra Sehat mulai berkurang. Itu setelah salah satu Rumah Sakit rujukan Covid-19 yang juga Rumah Singgah intens melakukan pengecekan kepada mereka yang terkonfirmasi kontak erat maupun bagi pelaku perjalanan dari luar daerah . Menanggapi hal ini Direktur Utama (Dirut) RSUD Mitra Sehat, dr. Lusy Mewengkang telah mengajukan penambahan alat deteksi dini Covid-19 itu.
“Seperti sekarang, ketersediaan alat rapid test tinggal 13 alat yang ada. Kita telah memberikan pengajuan untuk penambahan alat. Biasanya sekali permintaan itu sebanyak 100 alat rapid yang kami minta ke pihak Dinkes. Kita meminta lebih, sebagai antisipasi bila sewaktu-waktu terjadi lonjakan pelaku perjalanan yang memungkinkan pemeriksaan lebih,” ungkap Mewengkan, belum lama ini.
Sementara untuk ketersediaan alat pelindung diri (APD), ia mengaku masih mencukupi bagi para perawat dan disediakan juga kepada pelaku perjalanan.
“Semua kita siapkan. Bila ketersediaan sudah berkurang, kita langsung berkoordinasi dengan pihak Dinkes Mitra untuk melakukan permintaan APD,” katanya.
Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya melakukan pelayanan terbaik. Ini dilakukan guna mewujudkan komitmen pemerintahan besutan Bupati James Sumendap dalam memutus penyebaran Covid-19.
“Seperti ketersediaan masalah konsumsi yang diberikan selama 3 kali sehari, juga ketersediaan asupan vitamin kepada para pelaku karantina serta fasilitas lainnya tetap diberikan sesuai standar RS yang ada,” pungkasnya. (Kharisma Kurama)



Sponsors

Sponsors