Dinilai Pilih Kasih, Penyaluran Bantuan PLTU Kema Disorot
Kema, MX
Pembagian bantuan bahan pokok yang dilakukan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sulawesi Utara (Sulut) -3 di Desa Kema I tuai reaksi kritis masyarakat. Perusahaan yang diduga telah membawa sejumlah dampak bagi masyarakat Kema Raya ini dinilai pilih kasih. Nada kritis itu disampaikan sejumlah tokoh masyarakat Kema.
"Kami juga harus diperhatikan karena kami juga berhadapan langsung dengan PLTU," ungkap Vita.
Hal senada juga dikatakan, Nouke Bolang warga Desa Kema III. Ia mengatakan, seharusnya bantuan tersebut juga dibagikan kepada masyarakat lain yang berada disekitar PLTU khususnya desa pesisir pantai.
"Itu dikarenakan PLTU pembangunannya berkedudukan di tepi pantai," tuturnya.
Pernyataan tegas juga disampaikan Joyniex Wantania, SH. Menurut tokoh muda Kema itu, yang dilakukan PLTU dengan membagi bahan pangan kepada desa sekitar sangat baik. Tetapi yang berdampak bukan hanya desa Kema I melainkan ada beberapa desa juga yang langsung berhadapan dengan PLTU.
"Jangan pilih kasih. Sepengetahuan saya, selama pembagian bantuan dari awal pembangunan PLTU sampai saat ini, bantuan-bantuan hanya tersalur di Desa Kema I," ungkap Wantania.
"Kiranya hal ini bisa menjadi perhatian dari pihak PLTU, apalagi dampak buruk dari perusahan ini, dirasakan oleh seluruh masyarakat Kema Raya bukan hanya Desa Kema I," tandas Wantania yang juga Ketua Pemuda GMIM BAITEL Kema II.
Hingga berita ini diturunkan pihak PLTU-3 Sulut melalui keterwakilannya, Jatmiko enggan merespon pertanyaan dari wartawan. Terlihat Jatmiko hanya sudah membaca yang dikirimkan melalui pesan singkat WhatsApp. (Benhard Holderman).



































