Sejumlah Mesin Pompa Rusak, Pelayanan PDAM Minahasa Kans Terganggu
Tondano, MX
Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Minahasa terancam tak optimal. Rusaknya sejumlah mesin pompa berkapasitas tingggi yang biasa digunakan untuk menyuplai air ke wilayah Tondano Raya, jadi alasan. Hal itu diakui Direktur Utama (Dirut) PDAM Minahasa, Arnold Winowatan.
"Salah satu persoalan yang sementara diselesaikan PDAM Minahasa adalah rusaknya sejumlah mesin pompa air berkapasitas tinggi, sehingga akan berpengaruh pada distribusi air bagi pelanggan PDAM Minahasa di Tondano ," ucap Winowatan.
Ia mencontohkan, kerusakan mesin pompa yang terjadi di Lewet. Mesin berkekuatan 30 Kilowatt (kW) itu sudah tidak bisa difungsikan sehingga hanya bergantung pada mesin berkekuaran 20 kW.
"Nah mesin pompa ini biasanya yang mendistribusikan air ke daerah Sasaran, Luan, Wewelen dan Kendis," beber Winowatan.
Selain itu, mesin pompa berkekuatan 90 kW yang ada di Uluna juga sementara diperbaiki.
"Jadi yang dioperasikan 70 kW yang di Uluna. Ini membuat tekanan air sudah tidak mampu menyemprotkan air ke wilayah yang terlalu jauh," terangnya.
Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kabupaten Minahasa.
"Pompa yang rusak sudah diperbaiki dan rencananya akan dipasang secepatnya. Semoga pekan depan sudsh bisa berfungsi kembali," tandasnya.
Untuk diketahui, PDAM Minahasa mempunyai 8 mesin pompa di tiga titik yang digunakan untuk menyuplai air khusus untuk wilayah Tondano. Masing-masing, 3 pompa di Lewet, 2 pompa di Kembuan dan 3 pompa di Uluna (Kharisma Kurama)



































