THR di Minahasa Berproses, ASN Eselon II dan Anggota DPRD Kans‘Gigit Jari’
Tondano, MX
Tunjangan hari raya (THR) Tahun 2020 di Kabupaten Minahasa sudah berproses. Menurut informasi yang dihimpun, proses pengurusan sudah mulai dilaksanakan sejak, Jumat (18/05/2020), dan sudah mulai dicairkan sejak, Senin (18/05/2020).
Namun, kabar baik ini dipastikan tidak akan berlakuk bagi ASN Eselon II dan Anggota DPRD Kabupaten Minahasa. Hal itu disampaikan Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui press rilis, Senin (18/05).
Dalam rilis itu dijelaskan jika ada yang berbeda dengan pemberian THR kali ini. Dimana, pegawai eselon II, pejabat daerah, pejabat negara, Bupati dan Wakil Bupati dan anggota DPRD, dipastikan tidak akan mendapatkan THR.
“Untuk tahun ini, ASN yang mendapatkan THR adalah semua pelaksana, jabatan eselon IV dan jabatan eselon III. Sementara untuk anggaran THR yang tidak diberikan tersebut dialihkan untuk penanganan wabah Covid-19,” ucap Kepala Bagian Protkol dan Pimpinan, Maya Kainde.
Menurutnya, langkah yang diambil sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku.
“Pemberian THR kepada ASN sesuai dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 24 tahun 2020 dan Peraturan Bupati Minahasa Nomor 24 tahun 2020,” terangnya.
Tak hanya itu, nilai THR tahun ini juga dipastikan akan berbeda dari tahun sebelumnya.
“THR yang akan diberikan meliputi gaji pokok dan tunjangan yang melekat, dengan tunjangan kinerja tidak dimasukkan dalam komponen THR 2020,” tuturnya.
Ia juga merinci jumlah anggaran yang dikucurkan Pemkab Minahasa untuk pembayaran THR sebesar Rp. 21.227.653.135.
“Semoga dapat membantu semua ASN di Kabupaten Minahasa dan dapat di pergunakan dengan baik di masa pandemi covid 19,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini, mengatasnamakan Pemerintah Kabupaten Minahasa, ia meminta para ASN dan seluruh masyarakat di Kabupaten Minahasa agar terus menjalankan imbauan pemerintah, guna menekan penyebaran virus corona.
“Tetap jaga Kesehatan dengan pola hidup sehat, pakai masker, keluar rumah jika perlu, rajin cuci tangan dengan sabun atau menggunakan handsanitiser dan tetap berdoa agar pandemi covid 19 cepat berakhir. Pemerintah patuh, masyarakat patuh agar terbebas dari covid 19 dan dapat beraktivitas seperti biasa,” pungkasnya. (Kharisma Kurama)



































