Profesionalitas Kepsek Ditingkatkan

LPPKS Bersama LPD Unima Gelar Diklat Penguatan


Tomohon, ME

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS), Bidang Mesin dan Teknik Industri (BMTI) bersinergi dengan Universitas Negeri Manado (Unima). Kegiatan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Penguatan Kepala Sekolah (Kepsek) pun digelar di AAB Guest House Matani Dua, Kecamatan Tomohon Tengah, selama 1 pekan. Meningkatkan kemampuan para Kepsek di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) menjadi tujuan utama.

Hal ini dikatakan Dr. Robert Winerungan M.Si selaku penanggung jawab kegiatan, Selasa (19/11). Kata dia, Kepsek adalah manajer di sekolah. Untuk itu, seorang Kepsek harus disertai sertifikat Diklat dan memiliki kemampuan. "Namun, banyak kepala sekolah belum ada sertifikat. Terlebih kemampuan untuk mengelola sekolah juga masih kurang," ungkap Winerungan yang juga instruktur dalam kegiatan.

Ditambahkannya, Diklat Kepsek ini penting. Alasannya, itu merupakan salah satu syarat pemberian bantuan pemerintah bagi sekolah. Jika Kepsek tidak memiliki serifikat Diklat, pemerintah bisa menghentikan bantuan di sekolah tersebut. Kepseknya akan dianggap tidak profesional. Winerungan berharap, lewat kegiatan ini, para peserta mampu mengelola sekolah dalam berbagai bidang. Antara lain bidang data, akademik dan pengelolaan keuangan.

"Kiranya ketika kegiatan ini selesai, para peserta bisa memiliki kemampuan manajerial dan penguasaan teknologi guna menata akademik. Termasuk cakap mengelola keuangan sekolah, sehingga dapat tercipta transparansi dalam kepemimpinan," tutupnya.

Kegiatan ini dilaksanakan serentak di sejumlah titik, se-Sulut. Di antaranya, Tomohon, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Pineleng, Amurang, Kotamobagu. Diketahui, di Sulut tercatat, ada 1993 Kepsek yang memenuhi syarat untuk kegiatan ini. Tampil sebagai instrukur, yakni dari unsur Unima, LPMP Widyaiswara dan Dinas Pendidikan terkait. (risal kahidopang)



Sponsors

Sponsors