AMAN Sulut Apresiasi SMA N 3 Tondano

Canangkan Sekolah Budaya


Tondano, ME

Pencanangan sekolah Budaya yang diinisiasi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 Tondano, tuai apresiasi. Hal itu disampaikan Ketua Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) Wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Lefrando Andre Gosal.

"Semangat ini patut diapresiasi. Ini membuktikan jika sekolah mampu berinovasi dalam membangun karakter siswa," ujar Gosal, Senin (18/11).

Menurutnya, adat dan tradisi merupakan pondasi generasi muda hari dalam menyambut era digital saat ini.

"Dengan pengetahuan budaya yang kuat maka bisa memperkuat pondasi para generasi muda kedepan. Itu agar para generasi muda tidak kehilangan identitas, kehilangan pijakan dalam melangkah," tuturnya.

Lanjutnya, sekolah sebagai salah satu ruang belajar generasi muda sudah sepantasnya melakukan inovasi-inovasi seperti ini.

"Kami berharap Pemerintah baik Kabupaten, Provinsi maupun pusat bisa memberikan perhatia kepada sekolah-sekolah seperti SMA Negeri 3 Tondano yang sudah berinovasi dan mengangkat adat dan tradisi kita. Apalagi ini sejalan dengan program Presiden Joko Widodo," tukasnya.

"AMAN Sulut selalu siap berbagi pengetahuan dan pengalaman dengan SMA N 3 Tondano. Yang pasti kami sangat bangga," jelasnya.

Sebagai informasi, sebelumnya, Sekolah besutan Kepala Sekolah (Kepsek), Denny Pakasi itu telah menggelar sejumlah program kebudayaan.

Beberapa diantaranya seperti pemecahan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) Putar Dodutu, pencanangan kelas budaya, sejumlah ekstrakurikuler kebudayaan, dan terakhir seminar kebudayaan.

"Kami melihat ini menjadi penting karena budaya, adat dan tradisi menjadi identitas. Dan kami merasa ini menjadi tanggung jawab kami," katanya sembari menambahkan jika pihaknya akan terus berinovasi.

"Kami optimis SMA 3 Tondano akan menjadi sekolah budaya pertama di Sulut," tandas

 Pakasi, Kepala Sekolah sarat prestasi itu. (Kharisma).



Sponsors

Sponsors