Penerimaan PKB Samsat Amurang Semester Pertama Capai 50,28 Persen
Amurang, ME
Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Amurang, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) hingga 30 Juni realisasinya mencapai 50,28 persen dari yang ditargetkan tahun 2016.
"Tahun ini untuk Samsat Amurang targetnya Rp30,2 miliar. Sampai posisi 30 Juni presentasenya sudah 50,28 persen. Itu baru sampai 30 Juni, berarti kalau dihitung sudah ada Rp15 miliar lebih pajak kendaraan yang masuk," kata Kepala UPTD Samsat Amurang, Hendrik Tendean, saat memberi keterangan kepada manadoexpress.co, Senin (22/8).
Dia menjelaskan dengan rencana program yang mereka jalankan pihaknya optimis bisa mencapai target sampai akhir tahun. Dimana disisa anggaran triwulan 3 dan 4 mereka akan turun sosialisasi ke masyarakat, menghimbau jalan Surat Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) dan Surat Tagihan Pajak Daerah (STPD) serta optimis dengan kesadaran wajib pajak target ini bisa tercapai.
"Mudah-mudahan target ini bisa capai. Dengan dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) sebagai pembina Samsat, kiranya juga menghimbau kepada Camat, Hukum Tua (Kumtua) dan Lurah untuk mensuport penagihan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari PKB. Intinya kan jumlah capaian target dari pada PKB adalah imbasnya adalah kompensasi bagi hasil dengan kabupaten," terangnya.
Imbas bagi hasil menurut dia dapat digunakan oleh Pemkab untuk menunjang fasilitas sarana prasarana yang ada di Minsel yaitu semua untuk kesejateraan masyarakat.
"Kami ini cuma instansi pemungut, tapi yang mempunyai masyarakat Pemkab di sini. Jadi mereka juga berhak memanage program untuk menghimbau itu," tuturnya.
Diakuinya tahun 2015 lalu UPTD Samsat Amurang tidak capai target. Dari Rp27 miliar yang menjadi target, capaiannya hanya Rp24 miliar sekian dengan realisasi presentase 90.48 persen dari yang ditetapkan.
"Tapi dibanding dengan 15 UPT kabupaten kota kita tidak paling ke belakang karena ada juga Samsat lain yang capaiannya hanya sampai 70 sampai 80 persen dari target dan Minsel masuk rangking 6. Begitu juga dari hasil evaluasi di tahun 2016 posisi triwulan 3. Kalau dilihat, dibandingkan dengan Samsat lain, Minsel ada di posisi 6, karena capaian sampai 31 Juli sudah melebihi target," jelasnya.
Meski demikian dia mengatakan sisa target tahun lalu tetap menjadi beban. Target tersebut menurut dia tetap ditagih tahun ini karena telah menunggak. Oleh karena itu ada program yang sementara berjalan seperti SKPD dan STPD.
"Itu per bulan kita cetak di 17 kecamatan yang ada di Minsel dan dua Kecamatan yang ada di Minahasa yakni Kecamatan Tombariri dan Tombariri Timur. Jadi wilayah UPTD Samsat Amurang ada 19 kecamatan," pungkasnya. (jerry sumarauw)



































