Foto: Benny Lumingkewas
154 Miliar Untuk 167 Desa
Amurang, ME
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa Selatan (Minsel) menyiapkan anggaran Rp.154 miliar untuk 167 desa untuk tahun 2016. Anggaran ini akan dikucurkan Pemkab secara bertahap ke masing-masing desa dengan rincian Rp.100 miliar dari dana desa(Danses) dan Rp.54 miliar dari Alokasi Dana Desa (ADD).
Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Minsel, Benny Lumingkewas, mengatakan untuk tahapan pencairan Dandes mengalami perubahan menjadi dua kali. Untuk tahap pertama pencairan bulan April sebesar 60 persen dan tahap kedua Agustus 40 persen.
Pencairan Dandes 60 persen menurut dia berdasarkan pagu masing-masing desa. Untuk pagu setiap desa bervariasi mulai dari Rp.600 juta lebih dan ada juga yang Rp.500 juta sekian.
Untuk realisasi Dandes tahap pertama sudah di transfer ke rekening kas daerah oleh pemerintah pusat sebesar Rp.60 miliar.
"Rata-rata desa menerima Dandes sebesar Rp.560 sampai Rp.670 juta. Tapi untuk 60 persen tahap awal yang akan dicairkan berdasarkan pagu, contoh jika pagunya Rp.560 juta pencairannya dikisaran Rp.300 juta lebih," jelas Lumingkewas Rabu (27/4).
Saat ini 60 persen Dandes sudah mulai dibayarkan melaui rekening desa. Pencairan Dandes ini menurut dia tergantung desa. Karena jika desa cepat memasukan maka berkas langsung diproses.
"Kita upayakan bulan ini semua sudah ditransfer ke rekening desa," katanya.
Dia menjelaskan memang pencairan Dandes semua tergantung desa. Setelah LPJ sudah ada harus ada evaluasi APBDes. Belum lagi setelah dievaluasi banyak catatan-catatan sesuai SK bupati rekomendasi harus diperbaiki.
"Setelah semua selesai baru bisa minta pencairan. Selama ini pencairan Dandes karena desa lambat. Tapi kita tetap mendorong mereka agar proses pencairan bisa dipercepat," paparnya.
Sementara itu, untuk ADD menurut dia masih berproses di Dinas Keuangan dan diperkirakan pekan depan baru bisa dicairkan. Berbeda dengan Dandes, untuk pencairan ADD dilakukan empat tahap.
"Mudah-mudahan minggu ini sudah selesai karena prosesnya sudah dari minggu lalu. Untuk triwulan pertama yang akan dicairkan Rp.13 miliar," pungkasnya. (jerry sumarauw)



































