Legislator Sulut Minta Evaluasi Pemerintah Siniyung


Manado, ME

Pasca terjadinya tawuran antar kampung (tarkam), Minggu (27/3), Desa Siniyung Induk dan Siniyung Satu masih berada pada suasana tegang. Tensi panas dari kedua massa yang terlibat dalam pertikaian terlihat belum hilang. Situasi yang mencekam tersebut mendapat perhatian dari Legislator Sulawesi Utara (Sulut).

 

Tarkam yang masih menyisakan ketegangan di Dumoga terus menuai keprihatinan sejumlah kalangan. Salah satunya datang dari personil Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulut, Julius Jems Tuuk. Sebagai Anggota Dewan ia meminta kepada aparat Kepolisian secepatnya mengungkap para pelaku agar dapat ditangkap dan diproses hukum.

 

"Saya meminta kepada pihak Polres (Kepolisian Resort) agar supaya pemicu awal terhadap kejadian itu ditangkap, hidup atau mati. Agar supaya ini memberikan massage kepada para begundal-begundal, karena ini hanya menyusahkan orang," tegasnya.

 

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, meminta agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap aktor intelektual dari peristiwa tersebut. Dia menghimbau pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap kedua desa yang sedang bertikai. "Saya minta kepada Bupati Bolmong dalam hal ini Salihi Mokodongan segera melakukan evaluasi kepada Sangadi yang ada di Desa Siniyung Satu dan Sangadi Siniyung," tukasnya.
Wakil Rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) Bolaang Mongondow ini, memberikan apresiasi kepada Camat dan Kapolsek karena telah menjalankan tupoksinya dengan baik. "Saya juga memberikan apresiasi kepada pak Camat dan Kapolsek, karena mereka telah menjalakan tupoksinya dengan baik. Dan ini merupakan penilaian," pungkasnya. (tim me)



Sponsors

Sponsors