Warga Ancam Boikot Buruh Luar


Amurang, ME

Buntut dari belum dibayarnya upah kerja para buruh asal Desa Tawaang Raya, Kecamatan Tenga, warga mengancam akan memboikot para buruh yang datang dari luar daerah. Saat ini yang diinginkan para warga adalah membayar upah kerja mereka selama bekerja.

"Entah siapa yang bertanggung jawab, intinya kami menuntut hak upah kerja kami yang kurang lebih 640 juta harus dibayarkan di proyek BP2IP Minsel tahap 3 tahun 2015," terang Lian Mandey mewakili buruh lokal, kepada wartawan, Selasa (22/3)

Dia menegaskan, selama belum ada pelunasan pembayaran, maka mereka akan membiokot tenaga kerja yang datang dari luar daerah.

"Itu tuntutan kami dan mohon pemerintah kabupaten Minahaa Selatan agar dapat membantu kami agar bisa menyelesaikan persoalan hak upah kerja yang selama ini kami nanti-nantikan," tegasnya.

Menurut dia sungguh ironis, karena sebagai warga masyarakat lokal yang sudah berkerja namun tanpa dibayar. Justru yang terjadi saat ini warga luar daerah yang telah berkerja malah langsung dibayar.

"Kami sebagai tuan tanah masyarakat lokal yang sudah bekerja lama tetapi upah kerja tidak dibayar-bayar pihak pengelola proyek BP2IP Minsel," sesalnya. (jerry sumarauw)



Sponsors

Sponsors