Pembangkit Listrik Tenaga Biogas Bakal Hadir di Minsel
Amurang, ME
Tekad Bupati Minahasa Selatan (Minsel) Christiany Euqenia Paruntu SE untuk mensejahterakan rakyatnya terus membuahkan hasil positif. Kehadiran investor luar negeri yang melakukan pembicaraan langsung di ruang rapat Bupati, baru-baru ini jadi salah satu bukti nyata komitmen pemerintah tersebut.
Informasi yang dihimpin, para investor berencana akan membangun pembangkit tenaga listrik di wilayah Kecamatan Tatapaan dengan mengunakan rumput laut atau yang lebih dikenal dengan Biogas Rumput laut. Jika itu terwujud, Minsel akan menjadi Kabupaten pertama yang mengunakan energi rumput laut sebagai pembangik tenaga listrik.
“Ibu Bupati punya pikiran jauh ke depan untuk kesejahteraan masyarakat. Jika proyek ini terlaksana, Minsel nantinya akan menjadi daerah pertama di Indonesia yang menggunakan biogas, dan ini tentu sangat membanggakan,” papar Satrio Wahyudi, selaku Partnership Manager PT Pembangkitan Jawa Bali, yang menjadi salah satu investor.
Diakuinya, lahan vertical yang akan digunakan hanya sebagian kecil saja. Namun pihaknya tetap akan melakukan pembicaraan dengan masyarakat untuk dicombainkan dengan lahan mereka. “Program ini lebih dikenal di dunia internasional dengan sebutan Green Technology. Saking populernya, program ini bahkan sedang menjadi isu hangat di dunia internasional saat ini,” jelasnya.
Ditanya soal waktu pembangunan pembangkit bio gas rumput laut ini, dia mengatakan lamanya kira-kira memakan waktu sekitar dua tahun ke depan. Namun itu tergantung perjanjian atau Memorandum of Understanding (MoU) yang akan dilakukan pihak Pemkab Minsel dan investor. “Untuk pembangkit tenaga bio gas ini, kami akan mulai dulu dengan kapasitas 3 Megawat. Nantinya akan ditingkatkan sesuai kebutuhan yang ada didaerah ini,” ungkapnya.
Sementara Bupati Minsel CEP yang ditanyai soal kesiapan untuk pembangunan bio gas tersebut, mengatakan jika Pemkab telah siap. “Kami sangat mensupport apa saja yang dibutuhkan instansi terkait maupun para investor. Soal ijin yang cepat, kami pun siap membantu. Tapi tentunya harus terlebih dahulu melakukan sosialisai kepada masyarakat. Baru kemudian akan ditindaklanjuti dengan penerbitan Perda,” sebut Bupati.
“Yang menjadi harapan pemerintah, dengan kehadiran pembangkit tenaga listrik ini semoga nantinya bisa menjawab kebutuhan masyarakat Minsel akan energi listrik,” kata Bupati optimis.(tim me)



































