Foto: Makagansa - Gaghana.
Makagansa-Gaghana ‘Tegang’
Berebut Banteng di Pilkada Sangihe 2017
Tahuna, ME
Aroma persaingan berebut mandat Calon Bupati (Cabup) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), berhembus kencang di Kabupaten Sangihe. ‘Hak kesulungan’ milik Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Jabes E Gaghana, digoyang. Restu DPP dikabarkan bergeser kepada Drs HR Makagansa.
Tensi politik di Kabupaten Sangihe, terus meninggi. Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2017, sejumlah isu politik marak didendangkan. Misalnya yang mendera kader partai berlambang Banteng Moncong Putih, tentang beredarnya kabar, jika posisi Cabup Sangihe dari PDIP bakal diisi Drs Hironimus R Makagansa MSi. Mantan birokrat senior Pemprov Sulut dipastikan ‘menunggangi banteng’ di Pilkada Sangihe, sebab telah menerima mandat dari DPP PDIP.
Informasi tersebut langsung dibantah kader PDIP Sangihe, Meike Lavarence Amd. Ci Mei sapaan akrab Lavarence, mengatakan, siapapun yang terlibat dalam pemberian informasi harusnya profesional. Maksud dia, soal keakuratan informasi yang harus benar dan sesuai dengan fakta. “Masakan PDIP sudah ada mandat untuk Cabup. Kami selaku kader protes keras mengenai informasi yang beredar tersebut dan berita itu dianggap menyesatkan dan bohong,“ tandas Ci Mei.
Jelas dia, setiap proses politik yang terjadi di PDIP, harus sesuai aturan dan mekanisme. Sehingga, tidak hanya main lempar isu.”Setahu kami pembicaraan terkait dengan Sekjend PDIP Hasto beberapa waktu lalu di Jakarta, di mana Makagansa hanya sebatas diperkenalkan sebagai Bupati Sangihe yang diusung PDIP, jadi tidak ada pembicaraan kalau Hasto menyebut Makagansa bakal dicalonkan dari PDIP,“ tegas Ci Mei.
Dia berharap agar setiap informasi jangan langsung di telan mentah-mentah, karena ini menyangkut kebesaran partai.“Jadi ketika partai sudah menetapkan calon dari internal PDIP untuk Pilbup Sangihe mendatang, tentunya sesuai dengan mekanisme partai serta harus kita hargai dan hormati, sehingga masyarakat tidak terkotak-kotak. Jangan kita hanya menyembulkan opini untuk kepentingan orang-orang tertentu yang tidak bisa dipertanggung jawabkan,“ ketus Ketua Fraksi PDIP DPRD Sangihe.
Terpisah, Ketua DPC PDIP Sangihe Jabes E Gaghana, SE ME saat dikonfirmasi mengenai kebenaran informasi mandat yang diterima Makagansa, mengatakan, terkait dengan siapa yang nantinya akan diberikan mandat oleh PDIP bertarung dalam Pilbup 2017 mendatang, semua ada mekanismenya.
”Sesuai dengan aturan yang ada di internal partai, bagaimana kita percaya soal kebenaran berita tersebut yang jelas-jelas sangat menyalahi aturan, bahkan tidak sesuai dengan mekanisme yang ada di internal partai. Karena kebetulan, kami selaku ketua DPC telah menerima surat untuk dimulainya penjaringan,“ kunci Gaghana.(tim me)



































