Foto: Sebagian OMK HKY Karombasan mengambil foto bersama para pengangkat sampah setelah selesai membagikan makanan. (foto : devy kumaat)
‘Terima Sarapan, Pembersih Jalan Curhat’
OMK HKY Karombasan Rayakan Hari Kasih Sayang
Manado, ME
Sejumlah petugas kebersihan jalan di Kota Manado, terkejut dan terkesima ketika segerombolan anak muda saat hari masih subuh, membawa sekitar 40 bungkus nasi kuning dan air mineral buat sarapan pagi.
Adalah kelompok dari Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Hati Kudus Yesus (HKY) Karombasan. Minggu (14/2) subuh, mereka turun ke jalan membagikan sarapan bagi petugas kebersihan. Wujud berbagi kasih ini, dalam rangka memperingati Hari Kasih Sayang.
Saat ditemui, salah satu petugas kebersihan menyampaikan rasa terkesannya. Awalnya, ia sempat terheran-heran akan kepedulian para anak muda tersebut sembari meminta agar dapat berdoa bersama.
Ketua OMK HKY Karombasan, Edward Wibisono didampingi Wakil Ketua, Jerry Saluman dan anggota, membenarkan hal tersebut.
"Niat kami ingin hanya memberi sarapan pagi ini dan kemudian berlalu karena tak mau menganggu aktifitas mereka. Namun, karena sang bapak saking bahagia dirinya meminta untuk turut didoakan dan kami pun melakukannya," katanya.
Rupanya, sang bapak yang diketahui berusia 64 tahun, bekerja membersihkan jalan sudah cukup lama.
Setelah itu, aktifitas berlanjut ke beberapa lokasi dan mengambil tempat di seputaran jalan raya Manado-Tomohon, jalan Bethesda, masuk jalan
Pierre Tendean berputar masuk jalan Sam Ratulangi menuju Gedung Koni, melintas arah jalan Kembang, Jalan Siswa dan selesai di Halaman Gereja Katolik HKY Karombasan.
Ketika di Kompleks Bahu Mall, terdapat seorang ibu yang sedang bertugas membersihkan jalan. Dia terharu manakala tujuan kunjungan ini terkait hari kasih sayang atau valentine.
Setengah terisak karena tersentuh perhatian, sang ibu menuturkan, kalau dirinya teringat almarhum suaminya yang meninggal 16 tahun lalu. Namun, dirinya bersyukur perhatian yang ada justru dari kalangan muda.
Bukan hanya pembersih sampah jalan saja yang mereka berikan, sebuah truck sampah yang asik mengangkat pun bagi pekerjanya turut diberikan. Sehingga 40 bungkus sarapan terasa tak cukup.
"Bapak dan ibu itu intinya terharu ketika kami memberikan sarapan dan sedikit berdialog. Kami pun berjanji momen lain akan kami lakukan seperti ini," tambah Saluman.(tim me)



































