Imlek, Perayaan Keagamaan Khonghucu dan Tradisi Tionghoa


Tompaso, ME

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan keagamaan Khonghucu yang juga tradisi masyarakat Tionghoa. Hal ini dikatakan oleh Tokoh Khonghucu yang juga Ketua Komunitas Budaya Tionghoa Sulawesi Utara (Sulut), Sofyan Jimmy Yosadi SH saat menggelar open house di rumah Keluarga Yosadi-Momongan, Desa Kamanga Kecamatan Tompaso Kabupaten Minahasa, Senin (8/2). 

Kepada Manado Express, Yosadi menjelaskan tentang perayaan Imlek menyangkut Fengzui, di 2016 ini adalah Tahun Baru Cina ke-2567.

"Perhitungan tersebut berdasarkan penanggalan usia Khonghucu. Konfusius 2567 dihitung dari 551 tahun sebelum Khonghucu lahir ditambah dengan Tahun 2016 Masehi," jelas Yosadi yang juga Direktur Lembaga Advokasi Mawale Movement.

"Dalam Astrologi Tionghoa, tahun 2567 juga disebut Tahun Monyet Api. Monyet sebagai simbol kecerdikan sedangkan api merupakan unsur panas yang melambangkan semangat," tambah Yosadi yang juga Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Sulut.

Turut hadir dalam 'open house' ini, Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kemenag) Propinsi Sulut, H. Drs Sulaiman Awad beserta jajarannya, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Minahasa, Sinya Mongkau. Kepala Kantor Kemenag Kota Bitung, Drs Ulyas Taha. Ketua Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama Sulut, Pdt Dr Richard Siwu Phd, Ketua Remaja Sinode GMIM, Ir Moody Rondonuwu MT, Pdt Jhon Pangalila, Budayawan Minahasa dan masyarakat sekitarnya. (tim me)



Sponsors

Sponsors