Foto: Korban Lakalantas, Keren Talumepa saat di IGD RS Noongan. (Foto Hendra Mokorowu)
Kronologis Lakalantas 2 Mahasiswa Warga Silian
Ratahan, ME
Korban kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), Keren Talumepa menuturkan kronologis lakalantas yang mereka alami di jalur jalan raya Ratahan-Pangu, Senin (1/2).
Mereka berangkat berboncengan dari Silian pukul 6.30 WITA dan sempat mengisi bahan bakar di pompa bensin Ratahan. Perjalanan dilanjutkan, tiba di lokasi jalan menanjak, laju kendaraan standar kecepatan kira-kira 60 KM/Jam.
"Pada saat itu, saya berbonceng di motor yang dikemudikan oleh Michael Panggey. Sedang dalam perjalanan, tidak ngebut tapi posisi motor sudah berada di pinggir jalan. Selepas itu saya lihat, Michael kehilangan kendali dan kami pun terjatuh masuk ke dalam jurang," ungkap Talumepa.
Lakalantas ini terjadi sekira pukul 8.20 WITA. Warga pelintas sempat memadati lokasi kejadian hingga membuat jalanan macet untuk sementara waktu.
"Saya terguling hingga ke bawah yang ada batu-batunya. Untung saja helm yang saya pakai telah diklik dengan sempurna. Walaupun demikian, punggung saya terasa sakit, kemudian kaki kiri juga terasa sakit," tuturnya saat dijumpai Manado Express di ruang IGD RSUD Noongan.
Sesaat setelah peristiwa terjadi, teman-teman korban lakalantas datang menolong dan mengangkat mereka berdua sampai di atas badan jalan. Kemudian dengan menggunakan Bentor, keduanya di larikan ke Puskesmas Ratahan.
"Kecelakan terjadi sendiri begitu saja. Tidak ada mobil atau motor yang menabrak kami. Bahkan tidak satu pun kendaran yang berpapasan dengan kami," aku Talumepa.
Dikabarkan sebelumnya, korban lakalantas atas nama Michael Panggey menderita luka sobekan panjang di pipi kanan bagian bawah. Hingga berita ini diturunkan, ke-2 korban sedang dalam perawatan tim medis di IGD RSUD Noongan. (hendra mokorowu)



































