Mantan Sekretaris PPKAD Mitra Tewas Kecelakaan
Ratahan, ME
Naas di alami Aswin Rogahang (53) dan Daniel Pandaleke (58) tercatat warga Desa Rasi, Kecamatan Ratahan. Keduanya harus meregang nyawa setelah mobil jenis Daihatsu Terios dengan plat nomor pemerintah DB 32 J yang di kendarai, masuk kedalam kolam (talaga, red) di perkebunan Lamet, Desa Rasi.
Dari keterangan yang diperoleh, kedua korban bersama satu korban selamat yakni Meidy Punusingon, Minggu (31/1), sekira pukul 04:00 Wita, bermaksud untuk mengantar bahan makan ke desa Rasi, untuk di kemas. Sebab, siang harinya, ketiganya akan balik lagi ketempat tersebut karena ada acara.
Mobil Terios itupun dikemudikan oleh Rogahang (korban, red) mantan Sekertaris Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Mitra, yang kini diketahui selaku Kepala Bagian (Kabag) Tata Urusan Pemerintahan (TUP) Setkab Mitra, bersama dua rekannya lainnya. Disaat mobil hendak keluar, disitupun petaka terjadi. Mobil yang dikemudikan korban tiba-tiba oleng dan akhirnya masuk ke kolam sekira 1,5 meter kedalamannya.
Tidak adanya orang untuk pertolongan karena waktu masih subuh serta air kolam yang keruh menyebabkan keduanya meregang nyawa. Semantara Punusingon selamat karena berhasil keluar melalui jendela belakang mobil, kemudian berteriak meminta pertolongan.
Sedangkan Faktor lainnya juga menurut informasi, ada bahan makanan yang sudah diadukkan dengan cabe yang ditempatkan di dalam mobil sehingga air menjadi pedas.
"Sebab, waktu saya menyelam dan hendak menyelamatkan meteka, air didalam mobil terasa pedis sekali," aku sumber yang meminta namanya dipublis.
Menurut sumber, evakuasi berlangsung lama karena pintu mobil sudah masuk ke lumpur. "Setelah satu demi satu korban selesai ditarik, langsung dibawah ke Puskesmas Ratahan. Namun apa boleh buat keduanya lebih dulu meregang nyawa didalam air," kata dia.
Kedua korban akhirnya dimasukkan kedalam ruang pemulasaran Puskesmas Ratahan, sebelum di bawa kerumah duka masing-masing. Sedangkan korban selamat masih mendapat perawaran intensif.
Kapolsek Ratahan, Kompol Jerrry Lumenta membenarkan adanya kecelakaan maut tersebut. Namun dia belum memastikan penyebab sehingga terjadinya kecelakaan tersebut. Namun dugaan sementara itu diakibatkan human eror.(robby lumi)



































