Tuuk: Partai Akan Seriusi Pengisian AKD

Sejumlah Anggota Fraksi PDIP ‘Tinggalkan’ Gedung Cengkeh


Manado, ME

Peran kader Moncong Putih di gedung cengkeh jadi perhatian. Keluarnya beberapa kader di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut), membuat Alat Kelengkapan Dewan (AKD) kosong. Padahal peran Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terbilang penting  dalam menggonjot fungsi dan kewenangan di tubuh lembaga para wakil rakyat.
 
Diketahui, tiga anggota fraksi PDIP yang akan melewati proses Perganian Antar Waktu (PAW) seperti, Franky Wongkar (Ketua Fraksi), Vonny Paat (anggota Badan Legislasi) dan Steven Kandouw (Ketua DPRD) juga merupakan personil Badan Anggaran (Banggar).
 
Untuk itu pembicaraan merencanakan pengisian kursi beberapa kader yang lepas tugas dari gedung cengkeh sangat perlu. Tetapi hingga kini masalah tersebut belum disentil dalam pertemuan-pertemuan fraksi bergambar banteng hitam ini. “Ada rapat-rapat fraksi namun hingga kini kami belum membahas masalah itu,” ungkap personil Fraksi PDIP, Julius Jems Tuuk.
 
Menurutnya, untuk pengisian tersebut diatur melalui pimpinan yang ada. Dirinya sendiri mengakui dalam internal partai belum mengetahuinya. “Tapi kalau ditanya ke saya, itu kewenangan partai,” lugasnya.
 
Walaupun demikian, wakil rakyat utusan Bolmong Raya ini memastikan, proses pengisian AKD tentunya akan diseriusi PDIP, termasuk fraksi di DPRD. Apalagi ada tiga legislator yang akan mengisi proses PAW. “Proses PAW sementara berproses dan tentunya akan segera diikuti dengan pengisian AKD,” ujar personil Komisi I Bidang Pemerintahan, Hukum dan HAM ini. (tim me)



Sponsors

Sponsors