Foto: Pasangan MaMa.(Ist)
PDIP dan Nasdem Ingatkan Kader Wajib Dukung MaMa
Bitung, ME
Jelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah, PDIP-P dan partai Nasional Demokrat (Nasdem) kota Bitung yang mengusung pasangan Max J Lomban-Maurits Mantiri (MaMa) semakin gencar melakukan sosialisasi untuk menarik simpati masyarakat, disamping itu, para pimpinan partai tak henti-hentinya memberikan himbauan dan peringatakan kepada kader partai agar tidak berpaling mendukung pasangan lain. Hal ini dilakukan agar mesin partai bisa bekerja optimal sebagai penyumbang suara bagi pasangan calon yang diusung.
“Sebagai kader partai, tentu kami harus mengamankan calon yang telah ditetapkan oleh partai untuk maju sebagai calon walikota dan wakil walikota Bitung, untuk itu semua kader wajib mengamankan keputusan partai tersebut. Jika ada yang tidak mendukung dan mengamankan keputusan ini tentu dia bukan kader partai lagi,” kata Royke Tangkudung, salah satu pimpinan DPC PDIP kota Bitung.
Takudung mengatakan, kader PDIP yang mendukung pasangan lain tentu tidak bisa dikatakan kader lagi karena kader PDIP sangat identik dengan militansi dan loyalitasnya kepada partai, artinya apa yang telah diputuskan partai akan dikawal dan dilaksanakan oleh kader PDIP. Hal ini sejalan dengan pernyataan ketua umum PDIP Megawati Soekarno Putri yang dengan tegas mengingatkan kader PDIP untuk keluar dari partai jika tidak sejalan atau tidak menjalankan keputusan partai.
Hal senada ditegaskan oleh salah satu pimpinan Nasdem Bitung, Ramlan Irfan yang mengancam akan memberikan sangsi tegas bagi kader Nasdem yang membelot, bahkan bagi bagi kader yang saat ini memegang jabatan politik atau menduduki struktur kepengurusan partai akan dicopot. Hal ini dilakukan agar dukungan partai Nasdem untuk pasangan calon MaMa bulat sampai ke tingkatan bawah.
“Kami berkomitmen untuk memberikan suara yang bulat bagi kemenangan pasangan MaMa di Pilkada, untuk itu sangsi tegas bagi oknum kader yang membelot harus dilakukan agar memberikan memberikan efek jera dan pemahaman kepada kader lain tentang pentingnya menjaga komitmen yang telah dibangun oleh partai Nasdem,” tegasnya.
Pernyataan Irfan tersebut senada dengan yang disampaikan ketua umum partai Nasdem Surya Palo saat berkunjung ke kota Bitung beberapa pekan lalu yang mengancam akan memberikan sangsi tegas bagi kader partai yang tidak mendukung dan mengamankan keputusan partai untuk memenangkan MaMa di Pilkada kota Bitung.(tim me)



































