Foto: Jimmy Rimba Rogi.(Ist)
NASIB RODA MENGAMBANG
Panwaslu Manado Beda Pendapat
Manado, ME
Tanda tanya soal langkah lanjut pasangan Jimmy Rimba Rogi dan Bobby Daud (Roda) di arena pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Manado belum terjawab. Kabar soal Roda telah menggelinding mulus di track menuju kursi top eksekutif Manado dipastikan ‘hoax’. Teranyar, menyeruak gambar yang menggoreskan ketegangan di antara penyelenggara pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada). ‘Tanda tanya’ pun mengusik publik.
Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Manado dikabarkan telah menggelar pleno. Diputuskan, nasib Roda tetap cerah. Kabar gembira itu beredar kencang di media sosial (medsos). Rekomendasi Panwaslu tersebut bahkan sudah disebarkan lewat medsos oleh salah satu pendukung Roda.
Di situ disebutnya kalau rekom itu gambaran kepastian kandidat mereka tetap bertarung dalam pemilihan walikota (Pilwako) Manado, 9 Desember nanti. Ungkapan rasa puas pun tertuang lewat akun medsos itu.
KETUA PANWASLU MANADO MENEPIS
Kabar tetap sahnya pasangan calon (paslon) Jimmy Rimba Rogi dan Bobby Daud sebagai petarung dalam arena Pemilukada di ibukota Provinsi Sulut, dipastikan tidak mendasar. Ketua Panwaslu Manado, Sjane Walangare, memastikan informasi itu tidak bisa dipertanggungjawabkan.
“Kita (Panwaslu) masih belum selesai, masih sementara mempertimbangkan banyak hal. Jadi kita cuma minta, apapun yang beredar di luar sana, itu belum merupakan keputusan Panwaslu,” tepis Walangare, Minggu (11/10).
Koordinasi dengan semua pihak terkait masih terus dilakukan Panwaslu Manado. “Jadi itu belum rampung karena masih mempertimbangkan banyak hal. Sebaiknya kita hati-hati dalam hal ini. Jadi kesimpulan kita belum rampung. Katanya sudah fix, itu tidak benar. Kita masih saling koordinasi sana-sini,” ungkapnya ketika dikonfirmasi sejumlah wartawan.
Keputusan final dipastikan ada di tangan Panwaslu Manado namun kisah akhir itu belum dilakoni. Kasus Jimmy Rimba Rogi masih terus dikonsultasikan ke berbagai pihak. “Kita sudah konsultasi bersama ke Bawaslu Sulut dan Bawaslu RI. Mereka sudah memberikan pertimbangan tapi keputusan ada pada kita Panwaslu Manado. Apakah seperti apa sebentar yang akan kita putuskan mengenai surat pelimpahan itu, apakah akan ditindaklanjuti seperti apa, kewenangan itu ada pada kami,” terang Walangare.
Keputusan akhir tidak berdasarkan voting. ‘Sentuhan’ pihak-pihak eksternal dipastikan tidak ada. “Tidak ada voting-voting. Kita berdasarkan aturan, sesuai perundang-undangan. Sejauh ini tidak ada intervensi, tekanan, ancaman dari pihak manapun. Sejauh ini kita menjaga integritas. Biasa intervensi ada mungkin ketika kita sudah tidak punya integritas,” tampiknya.
KOMISIONER PANWASLU NYATAKAN RODA SAH
Keterangan Ketua Panwaslu Manado yang menyatakan belum ada hasil final soal kasus Jimmy Rimba Rogi, berbeda dengan pernyataan Komisioner Panwaslu lainnya, Stanley Walandou, akhir pekan lalu. Walandouw memastikan pihaknya telah mengeluarkan rekomendasi. Hasil itu menegaskan jika putusan KPU Manado beberapa waktu lalu yang meloloskan paslon Jimmy Rimba Rogi-Bobby Daud sudah sesuai ketentuan perundang- undangan yang berlaku.
Pernyataan itu memberi isyarat jika tak ada halangan yang menghadang Jimmy Rimba Rogi untuk maju sebagai calon Walikota.
"Panwaslu sudah melakukan pleno dan hasinya sudah diberikan kepada KPU Manado. Tanyakan saja langsung ke KPU seperti apa tanggapan mereka atas rekomendasi itu," tutur Walandouw, Sabtu (10/10).
KPU MENAMPIK
Kisah soal adanya hasil pleno Panwaslu Manado terkait nasib paslon Roda, berpolemik. KPU Kota Manado menampik jika surat resmi buah pleno tersebut sudah di tangan mereka.
"Mana suratnya, sampai saat ini kami belum menerimanya," ungkap Ketua KPU Manado, Euginius Paransi, ketika dikonfirmasi Minggu (13/10) kemarin.
Rekomendasi Panwaslu masih dinanti KPU Manado hingga kini. KPU sendiri siap selalu menjawab panggilan Panwaslu Manado untuk menerima rekomendasi tersebut.
"Kalau akan diserahkan itu wajar dan kami siap menerimanya," pungkasnya.
Sebelumnya, Paransi memastikan pihaknya sudah melaksanakan aturan ketika memutuskan Jimmy Rimba Rogi layak menjadi calon Walikota dan ia berserta Bobby Daud berhak menjadi salah satu kontestan dalam Pilwako Manado. "Kita sudah sesuai dengan prosedur," kata Paransi.
Sinyal positif didapatkan ketika melakukan konsultasi dengan KPU RI beberapa waktu lalu. “Awalnya kami mengira akan disalahkan tapi nyatanya tidak. Mereka mendengar semua penuturan kami," beber Paransi.
Walau demikian, KPU Manado menanti dengan pasrah rekomendasi Panwaslu. Apapapun keputusannya, hasil rekomendasi yang diberikan akan dilaksanakan. "KPU pasti patuh dengan rekomendasi yang akan diberikan Panwaslu," jelasnya.
SIKAP PANWASLU DIKRITISI
Penyataan berbeda yang dikeluarkan Komisioner Panwaslu Manado terkait kasus Jimmy Rimba Rogi, menuai sorotan sejumlah elemen masyarakat Sulawesi Utara (Sulut). Penyelenggara Pemilukada diminta tegas.
“Kami minta Panwaslu tegas dalam mengambil keputusan,” sembur tokoh pemuda Sulut, Lefrando Gosal, Minggu (11/10).
Panawaslu tak arif. Pernyataan berbeda bisa memicu konflik. “Pernyataan berbeda yang dikeluarkan Komisioner Panwaslu Manado menimbulkan tanda tanya di masyarakat. Ini bisa memicu ketegangan hingga konflik. Jadi Panwaslu harus bijak,” tegasnya.
Pernyataan berbeda tersebut dinilai ikut memantik tanda tanya negatif dari publik. “Masyarakat berpikir, bisa saja keputusan memang sudah diambil Panwaslu. Tapi terjadi tarik menarik karena sudah ada intervensi dari luar. Ini jangan sampai terjadi. Sebab sikap dan keputusan Panwaslu pasti akan menimbulkan reaksi beragam dari masyarakat termasuk reaksi negatif,” ujar Gosal.
“Jangan sampai penyelenggara Pemilukada mencederai pesta demokrasi ini dengan keputusan yang dihasilkan setelah ada intervensi dari pihak luar. Tetap jalankan aturan, putusakan persoalan berdasarkan timbangan aturan perundang-undangan yang berlaku,” kuncinya.
IMBA TETAP OPTIMIS
Mencuatnya informasi paslon Jimmy Rimba Rogi-Bobby Daud tetap melenggang mulus di ajang Pilwako Manado, menegaskan keyakinan pendukung pasangan tersebut jika jagoan mereka memang menenuhi aturan untuk maju.
Ketua Tim Kampanye paslon Walikota dan Wakil Walikota Jimmy Rimba Rogi-Bobby Daud, Dolfie Angkouw menegaskan keyakinan itu.
"Sejak awal kami memang yakin pasangan Jimmy Rimba Rogi-Bobby Daud pasti lolos," ucap Angkouw akhir pekan lalu.
Sejumlah fakta yang merupakan hasil kajian tim pemenangan Roda menegaskan status hukum Jimmy Rimba Rogi sudah sangat jelas.
"Kita sudah kaji dasar hukum KPU Manado ketika meloloskan pak Imba (Jimmy Rimba Rogi). Pada intinya pak Imba memang berada di jalan yang benar," akunya.
Hal itu yang membuat kubu Roda tenang saat menghadapi rekomendasi Panwaslu.
Jimmy Rimba Rogi sendiri yakin tetap akan lolos. Namun doa dari para pendukung tetap diharapkan agar penyelenggara Pemilukada bijaksana dalam mengambil keputusan. "Kita tetap doakan mereka," kata Imba.
Diketahui, kasus Imba berpolemik setelah ia dan Bobby Daud ditetapkan KPU Manado sebagai paslon Walikota dan Wakil Walikota yang sah. Surat Kemenkumham yang menerangkan status hukum ‘bebas bersyarat’ Imba dipersoalkan. Sejumlah lembaga bahkan menggelar aksi untuk meminta agar pencalonan Imba dibatalkan karena tidak sesuai aturan. (joyke watania)



































