Pelantikan PD Pembangunan Tak Dihadiri Dirut Terpilih


Manado, ME

Pelantikan Direksi PD Pembangunan Daerah yang diselenggarakan di ruang rapat Mapaluse Kantor Gubernur, tidak dihadiri oleh Direktur Utama (Dirut) terpilih, Arthur Kotambunan.

Mantan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) ini sendiri mengatakan tak hadir dalam pelantikan karena dirinya telah menolak dan sudah memberikan surat pengunduran diri.

“Saya tidak lagi masuk dalam jajaran tersebut sebab telah mengajukan surat pengunduran diri,” terang Kotambuan, Jumat (18/09). Kotambunan sendiri mengakui bahwa Surat keputusan pengangkatan dirinya sebagai Dirut telah lama diterima namun dirinya lebih memilih menjadi juru kampanye salah satu pasangan calon Gubernur dan wakil Gubernur sulut.

“Diperkirakan sekitar tanggal 7 april SK sudah ada. Namun saya lebih memilih jadi Juru Kampanye (Jurkam) pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, " pungkasnya.

Lebih jauh ditambahkan dirinya tidak menerima jabatan sebagai dirut karena dalam undang-undang sudah jelas tertera bahwa pemegang jabatan di perusahaan daerah tidak diperbolehkan menjadi juru kampanye "saya memilih jadi tim kampanye saja,” jelas Kotambunan sembari mengatakan surat pengunduran dirinya telah dilayangkan sejak tanggal 27 juli 2015.

Pelantikan ini sendiri hanya diwakili oleh tujuh personil yaitu Drs Oscar Wagiu, Dir Admn & Keuangan, Dr Hanny Roring, Dir Personalia & Umum, Ir JWT Lengkey, Dir Konstruksi & Produksi, Ir B Tamon, Dir Energi & Jasa Transportasi, Ferry Keintjem, SE, Dir Jasa Perdagangan & Investasi serta Dra Shelly Sondakh, selaku Sekretaris & Humas Perusahaan Daerah.

Sementara itu, Gubernur Sulut Sinyo Hari Sarundajang saat menyampaikan sambutan mengatakan, peran dan tugas dari segenap jajaran Direksi PD Pembangunan Sulut yang baru, dapat bersinergi serta memacu akan roda organisasi guna mengsukseskan jalannya agenda pembangunan di daerah ini, utamanya dalam kemitraan dgn BUMN yang bergerak pada jasa Konstruksi Jalan Tol maupun ketersediaan fasilitas Perumahan, yakni PT Jasa Marga dan PT Pembangunan Perumahan Rakyat.

“Kerja sama dalam kemitraan dengan ke dua BUMN ini amatlah penting dan strategis, diantaranya dalam menyiapkan Pembangunan Jalan Tol di Bumi Nyiur Melambai, serta memacu ketersediaan Infrastruktur pada Kawasan Ekonomi KEK, di Kota Multi Dimensi Bitung. Secara terpadu, dengan mempertimbangkan aspek mutu dan kualitas kerja yang komprehensif,” kata Sarundajang. (andrew/tim)



Sponsors

Sponsors