Foto: Kampanye pasangan Hengky Honandar-Fabian Kaloh.
Honandar-Kaloh Janji Pelayanan Mudah Untuk Rakyat
Siap Bangkitkan Program Unggulan Masa Kansil
Bitung, ME
Kampaye terbatas pasangan Hengky Honandar-Fabian Kaloh di Kelurahan Tandurusa, Kecamatan Aertambanga, disesaki para pendukungnya. Antusias warga diiringi berbagai pujian, mengalir dari massa yang hadir ke pasangan nomor urut 4 ini.
Ketua Tim Kampaye pasangan nomor urut 4, Vesco Dandel menegaskan, sosok pemimpin harus memiliki kecerdasan spiritual dan harus memiliki emosial dengan masyarakat. “Seorang pemimpin harus mempuyai jiwa sosial untuk melayani masyarakat. Pemimpinan harus mempuyai kekuatan finansial agar tidak ada korupsi di APBD,” ucap Dandel, sembari menegaskan jika sosok ideal itu ada pada pasangan nomor urut 4.
Di hadapan massa, mantan kader PDIP Kota Bitung itu mengungkapkan, alasan diriya mendukung pasangan Honandar dan Kaloh karena ia mengenal dekat siapa sosok-sosok tersebut.
“Saya sangat kenal dekat dengan calon walikota Hengky Honandar. Sangat rendah hati. Kalau seorang pemimpin tanpa membeda-bedakan satu dengan yang lain, kalau pemimpin mau dengar keluhan masyarakat, itu baru dikatakan seorang pemimpin. Itu ada pada sosok Hengky Honandar,” tandasnya.
“Alasan kedua saya, ketika saya tanya apakah program dana duka bisa dijalankan kembali seperti masa walikota Milton Kansil, apakah dana insentif untuk hamba-hamba Tuhan bisa dijalankan kembali, kedua pasangan ini langsung menyatakan kesiapanya,” ungkap Dandel.
Terkait alasan ketiga, ia menuturkan jika sekarang isu yang berkembang GMIM pilih GMIM, Katolik pilih Katolik, Islam pilih Islam. Kedua pasangan ini tidak ada kata saling membeda-bedakan satu dengan yang lain. Keduanya komit untuk saling merangkul. Pendukungnya yang dari berbagai latar belakang agama dan etnis pun berkomitmen untuk bersama-sama memenangkan pasangan ini.
“Kita harus mencari seorang pemimpin yang multi etnis, yang mempuyai komitmen dengan masyarakat. Akar rumput PDIP ada di pasangan Hengky Honandar dan Fabian Kaloh,” bebernya.
Sementara, calon wakil walikota Fabian Kaloh dalam orasi politiknya memastikan pelayanan kepada masyarakat akan dipermudah jika mereka berdua dipercaya untuk menjadi pemimpin.
“Tentunya kami akan memperjuangkan aspirasi untuk semua masyarakat Kota Bitung yang menjadi kebutuhan masyarakat. Hanya pemimpin yang baik dan rendah hati yang dapat melayani masyarakat,” akunya.
“Visi dan misi saya sebagai biroktrat dan calon wakil walikota adalah mengawasi tatanan pemerintahan untuk mengawal program-program untuk masyarakat. Kami datang untuk melayani bukan untuk dilayani,” kuncinya.
Calon walikota Hengky Honandar saat berorasi menyatakan, jika mereka berdua dipercayakan memimpin Kota Bitung, mereka sudah berkomitmen tidak akan mengambil dana APBD. “Itu semua buat masyarakat Kota Bitung,” tegasnya.
Hadir dalam kampaye pasangan nomor urut 4 ini, pimpinan artai politik seperti Demokrat, PKPI, Gerindra, PKB, seluruh relawan Honadar-Kaloh, tokoh agama di Kelurahan Tandurusa, unsur pemuda dan masyarakat di Kelurahan tersebut. (joyke watania)



































