PaKar Berikan Support Pada Keluarga Korban Pembunuhan Bocah di Wangurer Barat


Bitung, ME

Pasangan Calon walikota Bitung dan wakil walikota dari jalur Independen, Stefanus B. Pasuma - Mario R. Karundeng (PaKar) mengunjungi keluarga korban pembunuhan anak yang bernama Nuryanti Tuna (8) di kelurahan Wangurer Barat, Selasa (15/9) malam.

Tiba di rumah duka, pasangan nomor urut dua ini langsung menghampiri keluarga korban yang tengah berduka. Dikatakan Pasuma, dirinya menyampaikan rasa prihatin atas peristiwa yang menimpa siswi kelas 2 SD, Pesantren Hidayatullah itu dan berharap keluarga korban tetap tabah. “Kami ikut merasa kehilangan, keluarga harus tabah dan mengikhlaskan kepergian adik kita karena semua kehidupan ini adalah rancangan Tuhan sesunguhnya maksud Tuhan itu baik," ucapnya.

Ia mengatakan bahwa rasa suka dan duka diberikan Tuhan kepada manusia adalah pengujian keyakinan kita sebagai umat yang percaya kepada Tuhan.

Dalam suasana duka Pasuma juga meminta keluarga untuk tidak larut dalam kedukaan. Namun menyerahkan segala kekuatiran ditangan Tuhan. “ Keluarga yang berduka, lepaskanlah segala beban diri dengan menangis, tapi saya berharap jangan larut dalam kedukaan, tapi didalam itu mari bersyukurlah kepada Tuhan, karena pernah diberi orang yang pernah kita sayang seperti almarhum,” paparnya.

Saat dikonfirmasi mengenai pembunuhan anak yang berulang - ulang terjadi di Bitung, Ia mengatakan kurangnya pengawasan dari orang tua dan masih minimnya pendidikan di Kota Bitung.

"Jika terpilih, Saya menyiapkan pendidikan karakter yaitu pertama karakter berbasis agama, kedua karakter berbasis cinta lingkungan, tiga karakter budaya sunda dan bela negara. Mudah - mudahan pendidikan karakter itu bisa melindungi bahwa sekolah itu tidak hanya pintar secara akademik dan sehat, akan tetapi hatinya harus baik, harus soleh dan sholehah,” pungkas Pasuma.

Sementara itu, oma korban Elizabeth Julu (48) menyampaikan ucapan terima kasih kepada pasangan PaKar dan Tim yang boleh menyempatkan waktu untuk datang berkunjung dirumahnya. " Kehadiran Calon Walikota Bitung Stefanus Pasuma, tentunya lebih menguatkan iman kami. Kami keluarga salut dengan kehadiran Pak Stefanus, yang senantiasa memperhatikan masyarakat " ucapnya sambil menahan isak tangis.

Diberitakan, Nuryanti ditemukan di dekat salah satu rumah kosong di lingkungan lima Kelurahan Wangurer Barat, Senin (14/9) sekitar pukul 22.15 Wita oleh sejumlah warga lingkungan itu. Dan ketika ditemukan, korban hanya mengenakan celana dalam dan kaos oblong berwarna hijau. Nuryanti diduga diperkosa sebelum dibunuh.(Ray)



Sponsors

Sponsors