Foto: Stefanus Pasuma Saat Mengunjungi WNA di Rumah Detensi PSDKP
PaKar Kunjungi Penghuni Rumah Detensi PSDKP
Peduli Terhadap Sesama
Bitung, ME
Kepedulian terhadap sesama tanpa adanya perbedaan, itulah yang ditanamkan pasangan calon Walikota Bitung dan Wakil Walikota Bitung periode 2016-2021, Stefanus Pasuma-Mario Karundeng, Minggu (13/9).
Dimana pasangan nomor urut dua ini bersama Gereja Penyebaran Injil (GPI) History Maker mengunjungi warga campuran Sangihe - Filipina yang berada di Rumah Detensi ABK Non Justicia Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Kota Bitung.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap sesama, terutama kepada para ABK campuran yang saat ini sementara berada di Rumah Detensi Pangkalan PSDKP Kota Bitung,” kata Pasuma.
Pasuma juga mengatakan, dirinya mengunjungi para ABK yang diduga bermasalah itu, bukan semata untuk kepentingan Pilkada. Tapi Ia dan jemaat GPI History Maker merasa terpanggil untuk berbagi dengan para ABK yang sudah berbulan-bulan berada di tempat itu dan jauh terpisah dengan keluarga.
“Kunjungan ini bukan berarti saya pro illegal fishing, tapi kunjungan ini semata - mata untuk rasa kemanusian terhadap para ABK, yang tentunya harus mempertaruhkan segalanya untuk mencari nafkah kendati itu melanggar hukum,” kata pria yang juga Gembala Sidang di GPI History Maker.
Pasuma sendiri bersama tim mengunjungi Rumah Detensi Pangkalan PSDKP Kota Bitung membawa makan dan minuman ringan, serta menggelar ibadah bersama puluhan ABK yang berada di lokasi tersebut.
Salah satu jemaat GPI History Maker, Sony Pasuma mengatakan bahwa kegiatan tersebut rutin dilakukan tiap minggu. " Kegiatan ini dilakukan setiap minggu sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama tanpa membeda - bedakan suku maupun ras karena kita semua sama dihadapan Tuhan " ungkapnya.
Sementara itu, Salah satu ABK asal Filipina, Guine Ramos sangat berterima kasih atas kunjungan Stefanus Pasuma bersama GPI History Maker. " Kami sangat berterima kasih, karena sudah memperhatikan kami dan memberikan suguhan iman kepada kami agar tetap kuat dalam menghadapi cobaan " kata pria yang belum lancar berbahasa Indonesia, sambil meneteskan air mata.
Dirinya menambahkan akan terus mendoakan Stefanus Pasuma dalam Pilkada, walaupun mereka tidak punya hak pilih di Kota Bitung dalam rangka pemilihan walikota Bitung. " Kami akan terus mendoakan bapak Stefanus agar sukses dalam pemilihan walikota dan memimpin kota Bitung kedepan. Figur yang merakyat, peduli, dan takut Tuhan " tutupnya.(Ray)



































