Foto: Situasi pekabung di rumah duka.
Pelayat Padati Kediaman Jein
Tondano, ME
Suasana kediaman Almarhuma Jenny Janny Floortje Maweru (48) yang biasa dipanggil Jein, pegawai Pengadilan Negeri (PN) Tondano yang dinyatakan hilang beberapa waktu lalu dan akhrinya ditemukan dalam kondisi mengenaskan di pintu air PLTA Desa Tonsealama, Rabu (26/8) sekitar pukul 08.30 WITa kemarin, dipadati pelayat, Kamis (27/8). (Baca: Ibu Warga Tondano Hilang Misterius)
Dari pantauan manadoexpress.co, mobil dan motor terparkir hingga pintu keluar perumahan Asabri Kelurahan Sasaran Kecamatan Tondano Utara, lokasi rumah duka. Tenda yang cukup besar tak mampu menampung para pekabung. Pelayat nampak membanjiri jalanan perumahan Asabri. (Baca: Memasuki Hari Ketiga, Jenny Belum Ditemukan)
Menurut pembantu pelayan jemaat Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Kanaan Kulo, Wulan Dimpudus MTeol, ibadah pemakaman akan dipimpin oleh Pdt Petra Rembang MTh Wakil Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) bidang Pengembangan dan Sumber Daya. "Jenazah nantinya sehabis dari ibadah pemakaman akan dihentar ke gereja karna dia adalah Pelayan Khusus jemaat kolom enam, kemudian dibawa ke kantor pengadilan negeri dan berakhir di pekuburan Sasaran di Asabri," ungkapnya. (Baca: Media Bantu Pencarian Jenny)
Wakil ketua pengadilan tinggi Sulawesi Utara Wisnu Wardoyo SH dalam sambutannya mengungkapkan turut berdukacita atas meninggalnya Jein. Apalagi dia telah mengabdikan diri dalam tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara. "Kami sangat berdukacita atas apa yang menimpa keluarga, kiranya keluarga menguatkan diri," ujarnya. (Baca: Mayat Jenny Akhrinya Ditemukan Membusuk di Sungai)
(arfin tompodung)



































