Memasuki Hari Ketiga, Jenny Belum Ditemukan


Tondano, ME

Memasuki hari ketiga Janny Jenny Floortje Maweru (48) warga Kelurahan Sasaran Lingkungan IV Kecamatan Tondano Utara, belum juga ditemukan semenjak menghilang Senin 10 Agustus lalu. (Baca: Ibu Warga Tondano Hilang Misterius)

Ibu dari tiga anak, Alfa, Alfons, Afira masih belum diketahui keberadaannya. Pencarian terus dilakukan. Menurut informasi yang dikumpulkan hingga Rabu (12/8), Janny yang adalah Pelayan Khusus GMIM Kanaan Kulo yang juga Kasubag Keuangan di Pengadilan Negeri (PN) Tondano, sempat terekam CCTV PN. Tetapi hanya sampai yang bersangkutan keluar dari halaman kantor.

Selain itu menurut Franky Sumanti (48) suami korban, ada informasi dari teman lamanya di Ranowangko pada Senin lalu ia melihat Jenny berada di Bank. "Itu dia pe tamang itu depe tamang waktu skolah. Dia bilang ada lia sekitar jam 1 siang," tutur Sumanti.

Keluarga juga telah berupaya mencari dengan semua pihak yang membantu termasuk menghubungi semua keluarga yang jauh, untuk memastikan apakah Jenny menginap di sana. Selain itu keluarga telah melapor ke Kepolisian Resor (Polres) Minahasa dan Tim SAR Minahasa, tetapi hingga kini belum juga mendapat kabar baik. "Kami sudah melapor ke Polres dan kemudian kami juga tahu ternyata dari Pengadilan telah melapor," papar Sumanti.

Suaminya megungkapkan, selama ini Janny kelihatan baik-baik saja. Tidak ada masalah apa-apa yang terjadi. Jika Janny akan pulang, ia akan menelepon Suaminya untuk menjemput tapi kali ini tidak. "Kami bertemu pada waktu Senin siang masih di rumah. Saat itu ada yang akan mendata pemilih," ujarnya.

Wulan Dimpudus, tetangga yang juga rekan sekerja bersama di jemaatnya menjelaskan, kehidupan Jenny sangat terbuka dengan orang lain dan ramah. Banyak orang senang dengannya, apalagi hidupnya dinilai sangat sederhana. "Ibu itu bae-bae skali torang kwa satu jemaat deng ja pelayanan sama-sama," akunya.

Terpisah, pencarian korban dari Tim SAR Minahasa, Rabu (12/8), menyisir di sepanjang sungai Tondano belum membuahkan hasil. "Pencarian mulai dari jembatan lapangan Sam Ratulangi Tondano sampai pintu air Tonsea Lama," ujar Jeffry Mambu, Kepala Tim SAR Minahasa.

Dikatakannyaa, tindakan menyusuri sungai itu sesuai dengan informasi yang diterima bahwa yang bersangkutan berada di sungai belakang lapangan Samrat dan pula signal terakhir di jembatan Ranowangko. "Kami berharap korban cepat ketemu," tutupnya. (arfin tompodung)



Sponsors

Sponsors