TITIK TERANG DI MINSEL-BOLTIM


Manado, ME

Genderang pesta demokrasi di bumi Cita Waya Esa kembali menguat. Semarak yang sama menggema di wilayah timur Tanah Totabuan. Drama kejutan diperagakan sejumlah pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah di injury time babak kedua perdaftaran calon yang dibuka penyelenggara pemilihan kepala daerah (Pilkada). Peta pertarungan pun berubah. Isu ‘cakada boneka’ ditepis. Pesta penuh guncangan siap dibuktikan.
 
Prediksi berbagai kalangan bahwa Pilkada Minsel bakal bergeser ke 2017 nanti, meleset. Kandidat calon Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) yang lolos pendaftaran di Komisi Pemilihan Umum (KPU) akhirnya memenuhi kuota persyaratan penyelenggaran Pilkada.

Mendaftarnya dua calon, John Sumual (JOS) dan Anne Langi (AL) serta pasangan Karel Hendrik Lakoy (KHL) dan Fredy Rawis (FR), akhirnya menjawab kecemasan banyak kalangan soal potensi tertundanya ajang pesta demokrasi di Kabupaten Minsel. Senin (3/8) kemarin, kedua pasangan ini nyaris masuk bersamaan di pintu kantor KPU Minsel.

JOS-AL yang datang dengan rombongan pengurus Partai Demokrat dan Partai Gerindra mampu menyita perhatian masyarakat. Mereka sengaja berjalan kaki menuju kantor KPU dan tiba tepat pukul 15.35 WITA. Keduanya langsung mengisi buku tamu kemudian dilanjutkan dengan penyerahan berkas ke KPU.

Pasangan KL-FR yang tiba nyaris bersamaan, terlihat harus menunggu giliran mereka di luar gedung KPU. Pasangan yang didukung Partai Golkar tersebut terlihat akrab menyapa warga yang memadati gedung orange ini, sembari mencoba menarik simpati masyarakat sekitar.
 
 
JOS-AL TABUH GENDERANG PERANG
Sempat terkatung-katung akibat tarik-menarik Surat Keputusan (SK) calon Bupati dan Wakil Bupati Minsel, pengurus Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat (PD) akhirnya secara resmi mengeluarkan SK penetapan kandidat yang akan bertarung di ajang Pilkada. Rekomendasi petinggi PD, kandidat usungan partai jatuh di tangan Ketua DPC PD John Sumual (JOS). Pasangannya srikandi partai Gerindra, Anne Langi (AL).

Injury time perpanjangan pendaftaran Cabup dan Cawabup di KPU Minsel, dihebohkan dengan kedatangan pasangan ini, Senin (3/8) kemarin. Tiba sekira pukul 15:35 WITA, JOS-AL bersama rombongan pengurus, baik PD maupun Partai Gerindra, sempat memacetkan ruas jalan trans Sulawesi di sekitaran lokasi kantor KPU Minsel. Tak menunggu waktu, pasangan ini langsung mengisi buku tamu yang kemudian masuk ke ruangan untuk menyerahkan berkas pencalonan mereka.

“Kami serius untuk bertarung karena masyarakat yang meminta kami untuk maju dalam pemilihan Bupati Minsel periode 2015-2020. Jika masyarakat mempercayakan kami untuk menjadi pemimpin di daerah ini, kami akan jawab kerinduan itu. Kami tidak mau hanya jadi boneka seperti isu santer yang beredar saat ini,” tegas Sumual, usai meyerahkan berkasnya kepada Ketua KPU Minsel.

Memang ada keterlambatan dari pihak DPP mengeluarkan SK atau rekomendasi karena ada beberapa hal yang terlebih dahulu dibenahi dalam interen PD. “Dengan mendaftarnya saya bersama ibu Anne Langi sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati, berarti kami sudah siap bertempur memenangkan pertandingan ini. PD dan Partai Gerindra sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Minsel. Untuk itu saya mengajak seluruh pengurus PD di semua tingkatan agar bersama-sama berjuang dan berjuang bersama-sama rakyat dalam menyukseskan Pilkada dengan beramai-ramai datang ke TPS pada 9 Desember nanti. Demi Minsel yang lebih baik,” tutup Sumual.

 
TIGA BALON MENDAFTAR DI BOLTIM
Usai jadi bahan pergunjingan nasional karena tak ada satu pun bakal calon (Balon)  kepala daerah dan wakil kepala daerah yang mendaftar, kejutan kembali terjadi di Boltim. Di kesempatan kedua masa pendaftaran yang dibuka KPU, tiga pasangan Balon mendaftar.

Jagoan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Sam Sachrul Mamonto- Medy Lensun atau akrab disebut masyarakat (SMILE), balon petahana Bupati Boltim Sehan Landjar bersama Rusdi Gumalangit (SERIUS) yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN), Gerindra, PKB dan Partai Demokrat serta pasangan ketiga, Candra Modeong dan Supratman Datungsolang yang diusung Partai Hanura dan PKS, secara resmi membubuhkan tanda tangan di KPU Boltim, Senin (3/8) kemarin.

Sahrul Mamonto dan Medy Lensun (Wakil Bupati Boltim, red) telah melaksanakan pendaftaran sesuai dengan mekanisme yang berjalan dan berharap semua proses Pilkada berjalan dengan baik.

“Kami sudah melakukan proses pendaftaran. Selanjutnya kami akan bekerja, berusaha, berdoa yang tentunya harus ikhtiar bersama rakyat untuk serahkan semua kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Adapun harapan kami semoga Pilkada ini berjalan secara demokrasi, tidak ada saling fitnah dan jegal antara satu sama lain sehingga tercipta keamanan dan ketertiban di masyarakat,” terang Alul, sapaan akrab Mamonto yang juga Ketua DPRD Boltim.

Nyanyian senada diungkapkan Medy Lensun. Pasangan SMILE siap berbuat atas kepercayaan dan amanah yang diberikan rakyat Boltim untuk menakodai DB 1 dan DB 2 N. Semua itu oleh rakyat dan untuk rakyat Boltim. “SMILE siap merebut kepercayaan rakyat Boltim dengan dukungan kader dan simpatisan partai pengusung dari PDIP dan Nasdem,” tutur Ketua DPC PDIP Boltim ini.

Untuk menang, SMILE tidak muluk-muluk. Optimisme digantung setinggi mungkin. Dukungan besar mengalir dari berbagai elemen penting. Dibuktikan, dalam pendaftaran pasangan SMILE turut didampingi petinggi-petinggi PDIP dan Nasdem serta diiringi rakyat pendukung. “Kita targetkan menang dengan rakyat dan itu dibuktikan pula dengan kehadiran petinggi partai dalam pendaftaran seperti anggota DPR RI Yasti Supredjo, Ketua DPW PAN Sulut Tatong Bara dan Bupati Bolsel Herson Mayulu yang juga merupakan Ketua DPC PDIP Kabupaten Bolsel,” tandas Medy.

Optimis menang juga ditegaskan balon incumben Sehan Landjar yang didampingi balon papan duanya Rusdi Gumalangit. Dipilihnya hari terakhir dalam proses pendaftaran karena sudah sesuai arahan dan diambil dari kearifan lokal petuah-petuah adat di Boltim.

“Harapan saya mencalonkan kembali menjadi Bupati agar meneruskan pembangunan dan kembali mensejahterakan rakyat Boltim serta pemantapan pembangunan ekonomi sosial sesuai visi misi kami,” ungkap Sehan.

Semangat yang sama ditabuh pasangan Candra Modeong dan Supratman Datungsolang. Keikutsertaan pasangan yang diusung PKS dan Hanura itu dalam Pilkada Boltim tak main-main. Sebagai kader Partai Hanura di Boltim, Modeong masih dipercayakan DPP Hanura sebagai Balon Bupati di Pilkada serentak ini.

“Saya kader dan juga calon yang diusulkan DPC sehingga itu DPP mengamantkan saya sesuai survey elektabilitas calon Bupati," terang Modeong.

Kabar pasangan 'boneka' yang menyerang, ditepis. "Kalau dibilang calon cadangan, saya sudah mendapatkan SK partai Hanura sudah sejak 14 Juli lalu sehingga itu tidak pantas saya disebut-sebut sebagai pasangan cadangan atau pasangan boneka,” aku Candra.

Usai pendaftaran bakal calon kepala daerah (Cakada), sesuai agenda KPU akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan di RSUP Prof Kandou pada Selasa (4/8) hari ini.  

“Itu berupa konsultasi sekaligus pemeriksaan kesehatan tiap balon. Dan untuk pasangan yang sudah resmi mendaftar itu sesuai PKPU nomor 9 tahun 2015 yang menjelaskan suara sah 25 persen dan 20 persen kursi di DPRD Boltim maka sah untuk mencalonkan diri menjadi Bupati dan Wakil Bupati Boltim,” papar Ketua KPU Boltim, Awaluddin Umbola. (media sulut)



Sponsors

Sponsors