Foto: Sekretaris PKPI Bitung, Veysco Dandel. (Foto: Ist)
PKPI Terbelah
Bitung, ME
Integritas Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Kota Bitung diuji. Aroma perpecahan menyeruak di tubuh partai penguasa Bitung ini. Dualisme dukungan pasangan calon di arena Pemilihan Walikota (Pilwako) Kota Bitung jadi penyulut.
Dikabarkan, dukungan kader dan pengurus PKPI Bitung terhadap calon yang diusung partai terbelah dua. Sebagian lebih memilih mendukung pasangan Max J Lomban-Maurits Mantiri, sementara sisanya bersikukuh mempertahankan pasangan Aryanti Baramuli-Santy Gerald Luntungan yang notabene merupakan kader PKPI.
Pengurus PKPI Bitung pun memang mengakui jika saat ini dukungan kader dan pengurus PKPI Bitung terhadap calon yang diusung partai tersebut tidak utuh. Sekretaris PKPI Bitung Veysco Dandel mengatakan, terbelahnya dukungan PKPI di Pilkada ini adalah hal yang lumrah. Alasannya, jelang masa penetapan calon waktu lalu, setiap kader dan pengurus mempunyai jagoannya masing-masing.
“Perbedaan dukungan dalam pelaksanaan Pilkada kali ini memanglah hal yang lumrah, namun demikian kami tetap intens melakukan koordinasi dan komunikasi dengan seluruh pengurus dan kader PKPI Bitung agar disaat Pilkada nanti solid mendukung calon yang diusung PKPI,” ujar Veysco.
Meski indikasi tidak solidnya dukungan pengurus dan kader PKPI terhadap calon yang diusung sudah tercium, namun pengurus belum menentukan sikap untuk memberikan sanksi bagi pengurus yang berpaling ke calon lain. Veysco mengatakan, pimpinan PKPI Bitung saat ini masih berkonsentrasi untuk melengkapi administrasi pasangan calon Hengky Honandar dan Fabian Kaloh di KPU Bitung. ”Kami belum membicarakan soal adanya sanksi atau tidak bagi pengurus PKPI yang tidak mendukung pasangan Honandar-Kaloh,” katanya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, dukungan PKPI Bitung terbelah di dua pasangan calon, yakni pasangan Max J Lomban-Maurits Mantiri dan Aryanti Baramuli-Santy Gerald Luntungan. Bahkan Max Lomban mengklaim telah mendapatkan dukungan dari mayoritas pengurus dan kader PKPI Bitung.
“Sekitar 80 persen pengurus PKPI Bitung turut mendukung kami untuk memenangkan Pilkada Bitung,”ujar Lomban baru-baru ini.
Hal yang sama juga dikatakan calon wakil walikota Bitung Santy Gerald Luntungan. Dirinya sangat optimis akan mendapatkan dukungan dari kader dan pengurus PKPI Bitung kerena ia tercatat sebagai kader PKPI Bitung. Hal ini menurut Santy hal yang wajar karena calon yang diusung bukan kader PKPI. “Sebagai kader PKPI tentu wajar jika ada kader PKPI mendukung saya, sebab saya memang berasal dari PKPI,” lugas Santy. (media sulut)



































