Foto: Hengky Honandar. (Foto: Ist)
Ipar Walikota Ikut Pilkada, Birokrat Bitung Berpotensi Terbelah
Bitung, ME
Dukungan birokrat kepada pasangan calon Max J Lomban – Maurits Mantiri dan pasangan Hengky Honandar-Fabian Kaloh diprediksi bakal terbelah. Hal ini sangat mendasar karena Max Lomban sebagai wakil walikota Bitung pasti akan mendapat dukungan dari birokrat, begitu juga dengan Hengky Honandar yang merupakan ipar dari walikota Bitung Hanny Sondakh dan Fabian Kaloh yang juga sebagai asisten I kota Bitung. Kedua pasangan ini bakal memecah dukungan birokrat terhadap pasangan calon, meski ada aturan yang mengharuskan PNS netral, tetapi faktanya ada keberpihakan dari sejumlah PNS. Banyak ditemukan kasus di berbagai daerah, PNS menjadi tim sukses calon kepala daerah. PNS itu berharap ketika pasangan yang didukung terpilih sebagai kepala daerah, mereka mendapat jabatan strategis di pemerintahan
“Banyak permasalahan dalam menyongsong hajat pilkada, salah satunya birokrasipemerintahan terbelah. Hal ini disebabkan calon kepala daerah yang berasal incumbent berpisah,” kata Sony Pasumah pemerihati politik.
Untuk mengantisipasi adanya perpecahan birokrasi Pasumah mendorong pola promosi atau mutasi PNS secara transparan, terukur yang menggunakan sistem pengelolaan sumber daya manusia yang didasarkan pada prestasi. Ia juga mengatakan, UU ASN mengamanatkan untuk jabatan eselon I dan II melibatkan pihak luar dari kalangan profesional atau akademisi dalam proses penempatan seorang pejabat. Bahkan untuk eselon I dibuka peluang dari pihak luar atau yang tidak PNS untuk bisa mengikuti rekrutmen secara terbuka.
“Kami berharap PNS dalam Pilkada Bitung bisa netral agar proses demokrasi ini berlangsung dengan baik, dan kinerja pemerintah tidak terganggu oleh pilkada,” katanya.(media sulut)



































