Sekprov : Maksimalkan Perencanaan APBD


Manado, ME

Banyaknya Potensi Sulawesi Utara (Sulut) yang belum terkelola secara maksimal, menimbulkan polemic di tengah masyarakat dan juga pemerintah hal ini sedikit banyak dipengaruhi oleh perencanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang kurang optimal.

Bahkan apabila melihat ke kota Manado yang mempunyai Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta Tingkat Kemandirian Daerah (TKD) paling besar diantara kabupaten/kota lainnya di Sulut, 60 persen potensi PAD nya masih belum terkelola.

Untuk itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sulut Ir. Siswa R Mokodongan mengingatkan kepada Tim anggaran pemerintah kabupaten kota se Sulut agar mampu merencanakan dan melaksanakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara optimal.

Penegasan tersebut disampaikan Sekprov saat membuka acara sosialisasi Permendagri nomor 52 tahun 2015 tentang pedoman penyusunan APBD tahun anggaran 2016 bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Provinsi, tim anggaran Pemerintah Daerah (Pemda) serta Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten kota se Sulut, Selasa (7/7) bertempat di ruang CJ Rantung kantor Gubernur Sulut.

Pengelolaan APBD yang maksimal dinilai menjadi salah satu kunci agar pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah dapat digenjot. untuk itu persamaan persepsi antar SKPD serta pihak-pihak terkait dalam menyusun anggaran amat diperlukan, agar nantinya pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan dapat selaras dan adanya jaminan hukum.

Untuk itu melalui kegiatan sosialisasi ini, Sekprov mengharapkan para peserta yang terdiri dari Sekda Kabupaten Kota se Sulut untuk memahami benar semua penjelasan baik proses dan undang-undang yang berlaku terkait penyusunan APBD sehingga tidak terjadi kesalahan yang mengakibatkan lambatnya jalan roda pemerintahan dan pembangunan. (andrew rayen)



Sponsors

Sponsors