Foto: Olly Dondokambey. (Foto: Ist)
OD CALON TUNGGAL
19 Figur Diseleksi Sebagai Pendamping
Manado, ME
Gerak maju diperagakan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kesiapan mengahadapi pesta demokrasi di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) ditampilkan. Teranyar, Banteng Moncong Putih memproklamirkan penunggangnya di medan perebutan kursi Sulut 1. Sederet nama calon pendamping sang jagoan pun ikut dipublikasikan.
Nama calon gubernur yang akan diusung PDIP telah dikantongi. Fakta itu dibeberkan secara resmi tim penjaringan calon kepala daerah Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I PDIP Sulut, Selasa (30/6). Ketua DPD Sulut sekaligus Bendahara DPP PDIP, Olly Dondokambey (OD) menjadi pilihan utama dan satu-satunya.
“Untuk Gubernur kami sudah menetapkan, DPP akan segera menetapkan, bapak Olly Dondokambey sebagai calon Gubernur Sulut periode 2015-2020,” tandas Koordinator Tim Penjaringan DPD PDIP Sulut, Steven Kandouw.
CALON PENDAMPING OD DISIAPKAN
Untuk melengkapi pasangan usungan PDIP ke pemilihan kepala daerah (Pilkada) Sulut, sederet nama dijaring. Para kandidat diisi kader internal maupun calon eksternal partai.
Proses seleksi para kandidat akan digelar Kamis (2/7) – Sabtu (4/7), di Sekretariat DPD PDIP Sulut, jalan Babe Palar, Rike, Manado. “PDIP mulai Kamis-Sabtu akan membuka pendaftaran calon wakil gubernur. Tidak untuk gubernur karena calon kita sudah ada. Jadi yang kami buka hanya calon wakil gubernur. Tiga hari penjaringan, dan akan dilanjutkan dengan psikotes dan tes macam-macam sesuai dengan kultur PDIP,” terang Kandouw.
Pendaftaran calon wakil gubernur dilakukan secara terbuka namun ‘tertutup’. “Hasil rapat Tim 7 (Tim Penjaringan DPD PDIP Sulut) dengan DPP (Dewan Pimpian Pusat) PDIP, sudah dilangsungkan di Jakarta kemarin (Senin, 29/6). Sesuai dengan panduan yang ditetapkan DPP, PDIP membuka pendaftaran calon wakil gubernur secara terbuka selektif. Dibuka untuk umum tapi yang boleh mendaftar itu yang mendapatkan undangan,” papar Wakil Ketua DPD PDIP Sulut ini.
Setelah mengidentifikasi, merekapitulasi dan menimbang-nimbang, akhirnya PDIP menetapkan 19 orang calon yang digodok menjadi calon wakil gubernur. “Lima dari internal PDIP. Lainnya eksternal. Kalau bersangkutan tidak mau datang, tidak apa-apa. Tapi yang bersangkutan dianggap oleh PDIP layak untuk dicalonkan sebagai calon wakil gubernur sesuai dengan pertimbangan-pertimbangan dan parameter kami sendiri,” jelasnya.
“Mereka digadang-gadang PDIP, dianggap layak mendampingi pak Olly Dondokambey dengan syarat lulus semua persyaratan yang ditetapkan DPP PDIP,” tandas Kandouw yang juga dikenal sebagai Ketua DPRD Sulut.
“Secara de facto, de jure, adminsitrasi, normatif PDIP, pimpinan DPRD tidak boleh mengikuti mekanisme pendaftaran. Soal ditugaskan, itu urusan DPP. Saya tidak mau beradai-andai,” jawab Kandouw, merespon pertanyaan wartawan soal peluangnya untuk ikut diakomodir sebagai pendamping OD.
SVR ‘TOLAK’ PDIP
Dari 19 figur populis yang digadang-gadang untuk mendampingi Olly Dondokambey sebagai calon wakil gubernur dari PDIP, ada nama Ketua DPD I Partai Golkar Sulut, Stevanus Vreeke Runtu (SVR). Koordinator tim Penjaringan PDIP, Steven Kandouw, tak menampik jika SVR diakomodir, pintu koalisi PDIP-Golkar bisa terwujud di Pikada Sulut.
Namun, harapan itu sepertinya belum bisa terjawab. Pinangan PDIP ‘ditolak’ Wakil Ketua DPRD Sulut itu. “Saya sangat merasa bersyukur karena ini merupakan kehormatan,“ tutur SVR.
Undang tersebut dipastikan tidak bisa dipenuhi. Ada beberapa agenda penting yang harus dijalani di waktu yang sama, jadi alasan SVR. “Tidak datang kan bukan berarti menolak undangan dari PDIP,“ kata SVR.
SVR memastikan tidak akan menutup diri untuk selalu berkomunikasi. “Memang keuntungan partai politik harus ada. Munafik jika tidak mencari keuntungan. Namun, yang penting adalah apa keuntungan untuk masyarakat Sulut sendiri,” papar Bupati Minahasa dua periode itu.
Kepastian undangan PDIP sudah dikonfirmasi langsung ke SVR. “Undangan ada, saya sudah ditelepon PDIP, diundangan untuk pendaftaran balon wakil gubernur Sulut,“ ungkapnya.
“Partai Golkar berdasarkan kursi di DPRD Sulut ada sembilan kursi. Itu menandakan bahwa bisa mengusung penuh tanpa koalisi. Saya juga tidak menutup diri untuk berkomunikasi jika diperlukan, tapi komunikasi harus menguntungkan keduabelah pihak dan paling utama menguntungkan masyarakat Sulut sendiri,” terang Wakil Ketua DPRD Sulut ini.
Diketahui, DPD Partai Golkar Sulut telah memastikan akan ikut memanaskan Pilgub. Nama SVR pun telah menjadi pilihan utama untuk diusung Beringin Sulut sebagai calon gubernur.
JAGOAN DI 4 KABUPATEN/KOTA KANTONGI SK DPP
DPP PDIP telah mengantongi Surat Keputusan (SK) untuk calon yang akan diusung pada Pilkada Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Minahasa Selatan (Minsel) dan Kota Tomohon. Kabar itu berhembus langsung dari kantor DPP PDIP di Jakarta.
“Ya, benar sudah ada yang dikantongi DPP terkait calon yang akan diusung PDIP Sulut nanti,” beber sumber di DPP PDIP yang namanya enggan ditulis, Senin (29/6).
SK tersebut sudah dijemput oleh Ketua Dewan Pimpian Daerah (DPD) PDIP Sulut dan kemungkinan akan segera dipublikasikan. Nama-nama yang ada pada SK itu sudah mengikuti pendidikan politik dalam rangka Pilkada nanti.
“Ada beberapa nama yang ikut dalam Sekolah Partai. Tapi untuk nama-nama calon, Boltim ada pasangan Sachrul Mamonto dan Medy Lensun, Bolsel pasangan Herson Mayulu dan Iskandar Kamaru, Minsel pasangan Christiany Eugenia Paruntu dan Frangky Wongkar, kemudian Kota Tomohon pasangan Jhony Runtuwene dan Vonny Paat,” ungkap sumber.
“Itu nama-nama yang sudah ada. Sampai saat ini baru empat kabupaten dan kota,” sambungnya.
PDIP memang baru fokus untuk keempat daerah tersebut dan nantinya akan menyusul daerah lainnya. Kota Bitung ada Maurits Mantiri, Cindy Wurangian dan Max Lomban, Minahasa Utara (Minut), Yulisa Baramuli, Paul Nelwan dan Sompie Singal, Kota Manado, Hanny Joost Pajow, Andrei Angouw, Roy Roring dan Richard Sualang.
Informasi tersebut dibenarkan pimpinan DPD PDIP Sulut, Fanny Legoh. Dipastikan DPP PDIP telah merekomendasikan 4 pasangan calon di Pilkada.
“SK untuk empat pasangan itu sudah ada. Sementara dijemput di Jakarta oleh Ketua DPD PDIP Sulut pak Olly Dondokambey dan tim 7 atau tim penjaringan calon kepala daerah DPD PDIP Sulut,” aku Legoh, sembari menyebutkan 4 pasang nama yang disebutkan sumber DPP PDIP sebelumnya.
MANADO, MINUT, BITUNG TARGET PDIP
Banteng Sulut target sapu bersih seluruh arena Pilkada. Para petarung telah disiapkan untuk berlaga di 7 Kabupaten/Kota yang akan menghelat pesta demokrasi. 4 pasangan di 4 daerah telah menggenggam SK dari DPP. Namun 3 lainnya masih digodok.
“Manado, Minut dan Bitung, belum karena sedang digodok secara komprehensif. Variabel-variabelnya semua dilihat. Baik variabel internal, maupun variable-variabel di luar partai. DPP menyebutkan, sampai saat ini belum bisa diputuskan,” ujar Steven Kandouw.
Ketiga daerah tersebut dibidik. Panji PDIP harus berkibar di wilayah itu. “Terus terang saya mau sampaikan, sampai sekarang Manado, Minut dan Bitung itu target PDIP. Tiga daerah itu kan show window Sulut. Jadi tiga daerah yang segala-galanya, jadi akselerator pertumbuhan ekonomi,” paparnya.
“Pokoknya begitu signifikan, begitu krusialnya maka DPP menganggap perlu kajian-kajian lebih matang untuk menetapkan calon kepala daerah di tiga daerah tersebut. Sekarang sudah digodok. Tak berhenti-berhenti dirapatkan,” pungkas Kandouw. (rikson karundeng)



































