Foto: Para kandidat kini sedang ditempah dalam sebuah pendidikan khusus bagai para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah.
BANTENG SIAP
Manado, ME
Manuver demi manuver semakin kencang diperagakan partai politik (parpol) guna menemukan formasi terbaik dalam arena pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember nanti. Ramuan strategi dan logistik dimatangkan. Namun isyarat kesiapan paling kuat dipancarkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kuda-kuda Banteng Moncong Putih telah mantap untuk maju ke medan laga.
PDIP dianggap gerbong parpol yang kini paling siap untuk menaklukkan lawan-lawannya di Pilkada. Irama mesin partai paling solid. Status sebagai partai penguasa negeri sekaligus pemegang kursi eksekutif mayoritas di wilayah Nyiur Melambai, dipastikan akan menjadi modal bersar di meja ‘pertaruhan’ nanti.
Teranyar, PDIP dikabarkan menjadi parpol pertama yang siap mengumumkan para jangoannya yang akan diusung dalam Pilkada di 7 Kabupaten/Kota, plus Pilkada Provinsi Sulut. Para kandidat pun kini sedang ditempah dalam sebuah pendidikan khusus bagai para calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, yang digelar Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP di Jakarta. Para petarung yang akan menunggangi Banteng Hitam, diajarkan berbagai strategi untuk menaklukkan setiap lawan yang akan dihadapi nanti.
PDIP TETAPKAN PETARUNG
DPP PDIP telah mengkantongi Surat Keputusan (SK) untuk calon yang akan diusung pada Pilkada Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Minahasa Selatan (Minsel) dan Kota Tomohon. Kabar itu berhembus langsung dari kantor DPP PDIP di Jakarta.
“Ya, benar sudah ada yang dikantongi DPP terkait calon yang akan diusung PDIP Sulut nanti,” kata sumber di DPP PDIP yang namanya enggan ditulis, Senin (29/6).
SK tersebut sudah dijemput oleh Ketua Dewan Pimpian Daerah (DPD) PDIP Sulut dan kemungkinan akan segera dipublikasikan. Nama-nama yang ada pada SK itu sudah mengikuti pendidikan politik dalam rangka Pilkada nanti.
“Ada beberapa nama yang ikut dalam Sekolah Partai. Tapi untuk nama-nama calon, Boltim ada pasangan Sachrul Mamonto dan Medy Lensun, Bolsel pasangan Herson Mayulu dan Iskandar Kamaru, Minsel pasangan Christiany Eugenia Paruntu dan Frangky Wongkar, kemudian Kota Tomohon pasangan Jhony Runtuwene dan Vonny Paat,” beber sumber.
“Itu nama-nama yang sudah ada. Sampai saat ini baru empat kabupaten dan kota,” sambungnya.
PDIP memang baru fokus untuk keempat daerah tersebut dan nantinya akan menyusul daerah lainnya. Kota Bitung ada Maurits Mantiri, Cindy Wurangian dan Max Lomban, Minahasa Utara (Minut) Yulisa Baramuli, Paul Nelwan dan Sompie Singal, Kota Manado Hanny Joost Pajow, Andrei Angouw, Roy Roring dan Richard Sualang.
Untuk jagoan yang akan diusung dalam pemilihan gubernur (Pilgub) ada Olly Dondokambey. Sementara untuk pasangannya ada nama-nama seperti Robert Tuilan, Hangky Arther Gerungan, Steven Kandouw dan James Sumendap. “Itu yang akan menyusul setelah akan ditetapkan usungan empat daerah tersebut,” jelasnya.
Informasi tersebut dibenarkan pimpinan DPD PDIP Sulut, Fanny Legoh. Dipastikan DPP PDIP telah merekomendasikan 4 pasangan calon di Pilkada.
“SK untuk empat pasangan itu sudah ada. Sementara dijemput di Jakarta oleh Ketua DPD PDIP Sulut pak Olly Dondokambey dan tim 7 atau tim penjaringan calon kepala daerah DPD PDIP Sulut,” beber Legoh, sembari menyebutkan 4 pasang nama yang disebutkan sumber DPP PDIP sebelumnya.
Tanggapan berbeda dilontarkan Sekretaris DPD PDIP Sulut, Franky Wongkar. SK untuk para calon yang akan diusung oleh PDIP diakui belum ada. Hingga kini belum ditetapkan bakal calon namun benar jika bakal calon dari empat daerah tersebut sudah dipanggil nama-namanya dan mengikuti pendidikan politik untuk menghadapi Pilkada nanti.
“Namun itu pendidikan bukan penetapan pasangan yang akan diusung. Nanti jika sudah ada, akan dipublikasikan,” tampik Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut itu.
PDIP SUDAH PUNYA JAGOAN DI MANADO
Peta kekuatan politik yang tersaji jelang Pilkada serentak 9 Desember 2015, tetap diradar PDIP. Berbagai strategi masih diracik untuk daerah tertentu guna menemukan formulasi terbaik.
Pengamat politik dan pemerintahan, Rony Gosal, menilai jika Boltim, Bolsel, Minsel dan Tomohon jadi target pertama PDIP. “Empat daerah itu memang menjadi target pertama PDIP Sulut makanya ditetapkan terlebih dahulu,” ujar Gosal.
“Ada juga satu daerah yakni Kota Manado, tapi karena pertarungan di Kota Manado semakin kuat makanya PDIP menunggu dari partai lain siapa yang akan ditetapkan,” tuturnya.
Walau demikian, PDIP sudah menyiapkan calon terbaiknya di Kota Manado. “PDIP sudah mempunyai calon kuat di Kota Manado antara lain, Hanny Joost Pajouw dan pasangannya antara Andrei Angouw dan Richard Sualang,” jelas Gosal.
“Tapi kalau politik semua bisa berubah. Satu menit sangat berarti di politik. Bisa saja yang sudah ikut pendidikan politik bisa berganti alias hanya melempar isu dan PDIP melihat survei tanggapan masyarakat seperti apa,” nilainya.
SEKOLAH PARTAI TEMPA PARA KANDIDAT
Para Calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDIP dimatangkan dalam kegiatan bertajuk ‘Sekolah Partai’. Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri membuka secara langsung agenda yang berlangsung di kantor DPP PDIP, Jakarta itu, Minggu (28/6).
Acara yang direncanakan berlangsung sampai Jumat (3/7) ini, juga dihadiri sejumlah calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah yang akan maju dalam Pilkada serentak tahun ini. Hadir pula sejumlah politikus PDIP yang menjadi kepala daerah, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Kalimantan Tengah Agustin Teras Narang. Turut hadir politikus senior PDIP, di antaranya Olly Dondokambey, Ribka Tjiptaning dan Rokhmin Dahuri.
Melalui sekolah partai ini, para calon kepala daerah akan dibekali pengetahuan untuk memenangi Pilkada. Mereka dibekali ilmu mulai dari cara berkomunikasi, cara berkampanye, hingga politik anggaran.
"Prinsipnya PDIP ingin memenangkan Pilkada dengan cara gotong royong. Maka, sebelumnya DPP telah membuka latihan kampanye yang dihadiri DPD-DPD sehingga kita menyatakan siap mengikuti Pilkada," terang Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto.
Sekolah Partai juga mengundang sejumlah kepala daerah yang dianggap berhasil untuk membagi pengalaman mereka. Misalnya, berbagi pengalaman bagaimana memenangi Pilkada dengan modal yang hanya puluhan juta.
“Sekolah Partai ini sangat bagus untuk membekali para kandidat. Kita ditempa agar semakin mantang dan siap untuk bertarung,” aku Ketua DPC PDIP Boltim, Medy Lensun. (tim ms)



































