Gubernur Utus Wowor dan Liow
Karangetang Semburkan Lahar Dingin
Manado, ME
Kepala Dinas (Kadis) Sosial Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Drs Star Wowor MS dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulut Ir Noldy Liow, Jumat dan Sabtu (19-20/6) ditugaskan khusus Gubernur S.H. Sarundajang memantau langsung dampak lahar dingin Gunung Karangetan, di Kabupaten Sitaro.
Atas informasi tersebut, keduanya beserta staf langsung menuju ke lapangan untuk meninjau langsung dampak bencana tersebut.
Kepala BPBD dan Kadis Sosial bersama staf diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sitaro, DR. Adri Manengkey. Kemudian secara bersama-sama meninjau lokasi bencana dan tempat-tempat pengungsian.
Hasil di lapangan didapatkan untuk sementara jalur jalan ditutup, karena material dari lahar dingin yang menghantam beberapa rumah sebagai akibat hujan yang cukup lama dan deras.
Dengan masih dalam suasana musim yang sementara hujan telah diingatkan untuk sementara masyarakat di lokasi rawan bencana tidak berada di lokasi, tapi ditampung di tempat pengungsian.
Lokasi Pengungsian :
1. Museum, 87 KK, 301 jiwa
2. Gereja Siloam, 7 KK, 24 jiwa
3. Gereja Tampungan, 21 Kk, 60 jiwa
Di Kora2 : ada 6 rmh sebelumnya kena awan panas, sehingga sudah mengungsi 1 bln 18 hari. Dan pada dampak lahar dingin rumah-rumah tersebut kena lahar dingin.
Pengungsi sekarang yg tertampung di Museum yaitu ;
Lansia 38, Dewasa 177, SMA 7, SMP 12, SD 36, TK 4, Balita 18, Bayi 19
Jumlah seluruhnya pengungsi adalah 155 KK = 385 jiwa
Sebelumnya pemprov Sulut lewat Dinas Sosial dan BPBD telah memberi bantuan Buffer stock untuk waspada dampak aktivitas Gunung Karangetan.
Setiap daerah diberikan buffer stock oleh Pemprov Sulut lewat Dinas Sosial guna antisipasi adanya ancaman bencana alam atau bencana sosial.(tim me)



































