Lima Komisioner KPU Sulut Diminta Profesional


Manado, ME

Jumat (24/5) pekan lalu, merupakan hari berbahagia bagi 5 komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulut setelah dilantik oleh KPU Pusat. Mereka adalah Ardiles Mario Revelino Mewoh SIP MSi, Yessy Yatty Momongan STh MSi, Vivi Teskri Lidia George SKM, Zulkifli Golonggom SPd, dan Fahrudin Noh SAg MPd. 

Secara otomatis mereka langsung resmi bekerja. Berbagai pihak pun memberikan komentar beragam menyambut kelima komisioner baru tersebut. “Kami berharap Lima personil KPU Sulut dapat bekerja dengan hati nurani, jangan sampai ada kepentingan politik. Ingat mereka ini adalah penyelenggara pemilu bukan pemain. Masyarakat Sulut sangat berharap banyak kepada mereka,” tutur pengamat politik dan pemerintahan Sulut, Taufik Tumbelaka. Menurutnya, sikap profesional harus dikedepankan oleh kelima wasit ini. "Tentu profesionalisme patut dikedepankan," ungkapnya. 

Sementara itu, terkait siapa Ketua KPU Sulut pasca dilantiknya Kelima komisioner KPU Sulut, Jumat (24/5) lalu di Jakarta, masih menjadi tanda tanya.

Menurut Tumbelaka, pemilihan yang akan dilakukan dengan sistem voting ini, akan menarik untuk diikuti. Nama Ardiles Mewoh disebut-sebut memiliki kans kuat untuk menjadi Ketua KPU. Pasalnya, pada pengumuman dari KPU Pusat, nama Ardile Mewoh yang mendapat peringkat pertama. Sedangkan Zulkifly Golonggom,Vivi George dan Yessy Yatty Momongan serta Fahrudin Noh akan menjadi pesaing Mewoh. "Siapapun yang akan menjadi Ketua KPU, harus menunjukan ciri seorang pemimpin yang cerdas serta tidak pandang bulu dalam pengambilan keputusan hingga lima tahun mendatang," tandas Tumbelaka. (msg)

 

Foto: Lima komisioner KPU Sulut foto bersama Sekretaris Jouna Oroh seusai pelantikan di Jakarta beberapa waktu lalu. (ist)



Sponsors

Sponsors