Dinkes Sulut Siap Siaga Sambut Presiden Jokowi


Manado, ME

Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), siap siaga mengantisipasi berbagai gangguan kesehatan selama pelaksanaan kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke VII dan HKG PKK ke 43 yang juga akan di hadiri oleh Presiden RI Joko Widodo bersama ibu Negara Iriana Widodo pada tanggal 26 Mei mendatang.

Kesiapan Dinkes Sulut dalam mengatasi gangguan kesehatan dibuktikan dengan diselenggarkan apel siaga kesiapan tenaga kesehatan jelang BBGRM yang dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sulut DR Djouhari Kansil,Mpd di dampingi Kadis Dinkes Sulut Dr. Grace Punuh, Jumat (22/5), di halaman parkir Dinkes Sulut.

Dalam arahan, Wagub memberikan apresiasi kepada Jajaran Dinkes Sulut atas pelaksanaan apel siaga kesiapan dalam menyambut pelaksanaan kegiatan BBGRM ke VII dan HKG PKK ke 43.

"Diperkirakan nanti kegiatan nasional ini akan dihadiri oleh 10.000 peserta dari seluruh Indonesia, banyaknya peserta ini menjadi perhatian dalam rangka penanggulangan kesehatan apabila terjadi hal-hal yang berhubungan dengan kesehatan," kata Kansil.

Untuk itu Wagub berharap semua pihak bekerja dengan baik dan iklas, Wagub yakin petugas bidang kesehatan yang ada di jajaran Pemprov Sulut memiliki karakter baik dalam menjalankan tugas mulia ini, karena tanggungjawab para petugas adalah nyawa. Semua tim kesehatan harus bekerja kompak secara solid serta tetap berkoordinasi dengan sesama rekan kerja.

Wagub mengingatkan juga posko kesehatan agar memberikan informasi yang benar kepada rekan yang bekerja di lapangan, agar koordinasi berjalan dengan baik. Tim kesehatan juga bersama sopir haruas menjaga kebersihan mobil ambulance yang siaga, bersama mobil dari BKKbN yang nantinya akan di kunjungi ibu negara.

Kadis Dinkes dalan laporan mengatakan pelayanan kesehatan dalam kegiatan BBGRM terbagi tiga bagian yakni ring 1untuk pelayanan VVIP, ring 2 untuk peserta acara di sekitar lokasi acara dan ring 3 untuk pelayan kesehatan di lokasi wisata yang diperkirakan akan dikunjungi peserta.

Tim kesehatan ini melibatkan Dinkes Sulut, Kabupaten/Kota, Balai Besar POM Sulut, BKKbN, RSU Prof Kandou, Rumah Sakit terkait dan anggota pokja kesehatan. Personil yang di turunkan sejumlah 175 orang, dan disiagakan 23 unit ambulans.(tim me)



Sponsors

Sponsors