Foto: Drs. Edison Humiang. (ist)
Humiang: Tidak semua Pelabuhan Telah Memasang RPM
Kunjungan Bapeten
Bitung, ME
Sekertaris Daerah Kota Bitung Drs Edison Humiang MSi didampingi Asisten I Setda kota Bitung Fabian Kaloh SIP dan Asisten II Salma Hasjim, SE menerima kunjungan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) di Ruang Rapat Kantor Walikota kota Bitung.
Menurut Humiang kunjungan kerja ini untuk melihat langsung situasi di Pelabuhan Peti Kemas terkait kesiapan Bitung menjadi International Hub Port (IHP) dimana Bapeten telah memasang Radiation Portal Monitor (RPM) yang akan segera dioperasikan dalam waktu dekat ini.Lanjutnya lagi fungsi RPM mampu mendeteksi bahan nuklir dan zat radioaktif yang terdapat dalam kontainer, tanpa perlu membuka kontainer terlebih dahulu.
“Tidak semua Pelabuhan di Indonesia telah memasang RPM, Bitung adalah salah satu yang terpilih selain Soekarno-Hatta Makassar, dan Tanjung Emas Semarang karena masuk dalam skala Prioritas Bapeten, mengingat kedepannya akan ada pembangunan KEK dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi daerah kami,” ungkap Humiang
Dijelaskannya, RPM yang ada di Pelabuhan Peti Kemas Bitung belum dioperasikan karena Bapeten masih melakukan pelatihan khusus untuk operator alat tersebut.
“Saat ini Bapeten masih melakukan pelatihan kepada belasan operator di PT Pelindo IV cabang Bitung yang dipersiapkan menjadi pengawas sejumlah container barang impor yang masuk di pelabuhan Bitung,” jelas Ketua Ikatan Kerukunan Sangihe Sitaro Talaud (IKSSAT) kota Bitung ini.
Sementara tim Bapeten yang dipimpin Sekrtaris Umum Drs Hendrijanto menjelaskan bahwa pemanfaatan nuklir di Indonesia selama ini beragam seperti di bidang kesehatan, industri, dan energi. (drim’s jandri moningka)



































