Foto: Walikota Bitung, Hanny Sondakh. (Foto: Ist)
Kepala SKPD Mulai Abaikan Sondakh
Bitung, ME
Kendati masih ada sisa waktu hingga tanggal 20 Febuari 2016 nanti namun sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkesan mulai enggan menjalankan instruksi yang diberikan Walikota Hanny Sondakh. Hal ini terbukti dengan teguran yang sering dilontarkan walikota baik terkait kinerja kepala SKPD maupun terkait kelengkapan surat kendaraan Dinas.
“Saya Harap SKPD dapat melakukan pembenahan dan lebih meningkatkan kinerga sehingga menunjukan langkah maju,” ujar Walikota Bitung Hanny sondakh saat memimpin rapat evaluasi bersama segenap pimpinan SKPD Pemkot Bitung bertempat BPU.
Hal yang sama juga diutarakan Walikota yang mulai gerah melihat bawahanya mengabaikan kelengkapan surat kendaraan Dinas dalam hal ini Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BKPB).
“Saya minta kelengkapan Surat Kendis ini menjadi perhatian bagi semua Kepala SKPD dan pegawai yang memperoleh kendaraan dinas,jika tidak melengkapai surat bukti kendaraan sesuai dengan waktu yang diberikan secara tegas saya katakan akan menarik kendaraan dinas tersebut. Selain itu saya juga menghimbau kembali bagi Kepala SKPD jangan dulu melakukan perjalanan Dinas Luar Daerah kalau tidak terlalu penting dikarenakan adanya pemeriksaan dari BPK,” tegas Sondakh.
Menanggapi hal tersebut, salah satu pemerhati Pemerintahan, Lexy Nayoan mengatakan jika apa yang di tunjukan para Kepala SKPD tersebut merupakan sikap pembangkangan.
“Menurunya loyalitas dari para Kepala SKPD tersebut sering terjadi hampir disetiap Kabupaten/Kota menjelang Pemilihan kepala daerah dan itu terjadi ketika kepala daerah tak mencalonkan diri lagi dan biasanya menjelang Dua atau Tiga bulan sebelum pilkada,namun apa yang terjadi saat ini benar-benar diluar dugaan karena masih ada sekitar Delapan bulan lagi hajatan tersebut dilaksanakan,”semburnya.
Menurutnya, Walikota mempunyai hak prerogratif untuk mengganti para kepala SKPD yang mulai tak loyal lagi kepadanya apalagi masih panjang batas waktu kepemimpinnan walikota.
”Langsung saja diganti jika kepala SKPD ini mulai tak loyal kepada walikota.Jangan hanya karena mereka nama baik pak walikota akan tercemar karena pelayanan kepada masyarakat tak maksimal,” tutup Nayoan.(drim’s jandri moningka)



































