Mr. X Beraksi, Keamanan RSUD Manembo-nembo Disorot
Bitung, ME
Keamanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Manembo-nembo Kota Bitung sangat memprihatinkan.
Pasalnya, bukan hanya barang milik berharga pasien atau penjaga pasien yang kerap hilang, tapi juga benda berharga milik pegawai dan perawat juga mengalami nasib serupa.
Seperti yang dialami salah satu perawat RSUD Manembo-nembo, Yenny Yunan yang harus kehilangan sejumlah barang berharganya, Senin (9/3).
Dimana perawat yang sehari-hari bertugas di Poli Paru ini harus kehilangan kartu ATM, handphone, STNK dan kunci motor setelah tasnya dibongkar maling.
Menurut pengakuan Yunan, sekitar pukul 10.13 Wita, ia meninggalkan tasnya yang dikunci dalam lemari karena ada urusan di Dinas Kesehatan di Kompleks Kantor Walikota.
Sekitar pukul 11.30 Wita, Yunan kembali ke ruangan dan mendapati lemari tempatnya menyimpan tas telah terbuka. “Saya langsung memeriksa dan mendapati isi tas saya sudah diacak-acak serta sejumlah barang-barang berharga hilang,” kata Yunan.
Yunan pun langsung memberitahukan kepada perawat dan pegawai lainnya soal lemari dan tasnya yang telah dibongkar orang tak dikenal itu. Tapi ironisnya, tak satupun rekannya serta pegawai dan perawat yang mengaku melihat pelaku. “Saya sudah melapor ke Polres Bitung dan semoga pelakunya cepat tertangkap,” katanya.
Terpisah, Ketua LSM. Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sany Kakauhe menyoroti keamanan di RSUD Manembo-nembo. "Seharusnya pihak RSUD dan pihak terkait (Satpol-PP, red-) harus lebih intens melakukan pengawasan terhadap terjadinya tindakan kriminal. Jangan sampai terulang kembali karena ini sangat merugikan para pasien maupun perawat," tegasnya. (raynaldi pratama)



































