Menuju DB 1 N, Ahmad Alheid Maju Lewat Independen


TUTUYAN, ME : Ahmad Alheid menegaskan tekadnya maju sebagai calon bupati pada Pilkada Boltim tahun depan. Pemuda yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) ini bakal menggunakan kendaraan independen.

"Niatan saya maju Pilkada tidak mengabaikan keberadan partai politik. Komunikasi dengan partai politik tetap akan dilakukan tetapi saya harus menyiapkan jalur independen sejak awal," ujarnya kepada Wartawan.

Menurutnya, lewat independen, ia mulai menggalang dukungan dari masyarakat berupa pengumpulan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Itu sebagai syarat pendaftarannya di Komisi Pemilihan Umum (KPU) nanti.

"Saya ingin mereka yang mengantarkan KTP dan menandatangani dukungan adalah murni pendukung yang memastikan dukungan mereka hingga saat pemilihan," terang mantan wartawan Tempo ini.

Ahmad menyatakan, sikap untuk mengambil jalur independen adalah bagian dari strategi pemenangannya. PNS di KPU Boltim ini yakin bisa merumuskan strategi jitu dalam rangka meraup dukungan luas dari khalayak agar memenangkan Pilkada Boltim 2015.

"Tim pemenangan saya mempelajari karakter masyarakat Boltim. Memperhatikan perubahan perilaku pemilih dan menguji respons publik terhadap isu-isu yang berkembang. Termasuk membuat pemetaan preferensi pemilih dan kekuatan lawan-lawan politik," ujarnya.

Strategi jitu lainnya yang diklaim ampuh menumbangkan lawan politiknya, tak biasa dia umbar ke umum.

"Takutnya nanti dicaplok," tuturnya diiringi senyum.

Ahmad Alheid merupakan mantan aktivis mahasiswa. Ia pernah menjadi Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Sulut-Gorontalo, 2000. Menurutnya, untuk bisa meraup dukungan rakyat, tak harus dengan menjanjikan berbagai program yang tidak masuk akal. Asalkan konsisten, rakyat akan siap memilih.

"Yang terpenting adalah program yang ditawarkan harus mampu diwujudkan. Tidak perlu begitu wah. Program harus bermanfaat dan tidak sekadar menjadi janji kosong,"ujar dia.

Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Agama Negeri (STAIN) Manado ini berharap kehadirannya di kanca Pilkada Boltim nanti akan memotivasi dan memberikan pencerahan politik di daerah. Baginya, yang tak kalah penting adalah mendorong masyarakat agar terus mengevaluasi program pemerintah dan menjatuhkan pilihan politik berdasar alasan rasional.

"Insya Allah semua akan indah pada waktunya," terang suami dari Rini M Sugiarto dan ayah dari Attar Aditya Alheid ini. (**)



Sponsors

Sponsors