Gaji 4 Bulan Karyawan PDAM Tersendat
AMURANG, ME : Bagaikan saluran air yang tersendat, hal inilah yang dialami karyawan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Minahasa Selatan (Minsel). Salah satu karyawan di Kantor Unit Kerja PDAM mengeluh, karena sejak bulan Desember hingga Maret, gaji mereka tersendat atau belum dibayarkan.
"Kami sesalkan kebijakan dari pihak manejemen PDAM Minsel yang terkesan enggan membayar gaji. Mereka selalu beralasan jika tagihan pelanggan air tidak mencukupi. Jadi apa kalau tidak cukup maka kami tidak akan mendapatkan gaji? Inikan keterlaluan padahal kami sudah bekerja," beber sumber yang meminta namanya jangan ditulis.
Dia menjelaskan, PDAM memang memiliki kendala soal pelayanan. salah satunya keluhan konsumen soal pelayanan air bersih yang tidak maksimal. Hampir setiap minggu ada kerusakan pipa saluran air, tapi penanganannya lambat bahkan untuk perbaikan memakan waktu sampai tiga bulan lamanya.
"Perusahaan Daerah (PD) belum membayar gaji kami, karena setoran kurang. Sementara, pelanggan tidak akan membayar biaya pemakaian air bersih karena memang mereka tidak menikmati air bersih. Disini kami sendiri yang menjadi korban. Seharusnya manajemen mencari solusi agar tidak mengorbankan bawahan," katanya.
Dirut PDAM Minsel John Sorongan saat dihubungi enggan berkomentar tentang hal tersebut. Begitupun dengan banyaknya keluhan pelanggan yang hingga kini belum juga ditangani, dirinya tetap bungkam. (Jerry Sumarauw)



































