Jalan Penuh Lubang, Warga Mengeluh
AMURANG, ME : Infrastruktur jalan Provinsi yang menghubungkan Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) dan Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra) tepatnya di Kelurahan Uwuran Dua Kecamatan Amurang dihiasi lubang dan sangat memprihatinkan.
Sejumlah warga mengeluh seolah pemerintah tutup mata terhadap kerusakan tersebut. Padahal, jalur itu banyak dilalui warga untuk aktifitas mereka. Belum lagi jalan tersebut juga merupakan jalur alternatif antar kabupaten.
Mereka menilai Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Kabupaten Minsel hanya fomalitas saja dilaksanakan bila melihat kondisi infrastruktur jalan tersebut yang rusak parah.
Dari pantauan Manado Express, jalan tersebut dihiasi puluhan bahkan ratusan lubang. Sepanjang 2 KM jalan ini sangat memprihatinkan, mulai dari depan Gereja Advent hingga depan Gerja Gerakan Pentakosta (GGP). Sudah sejak lama kondisi jalan itu tidak juga diperbaiki.
Michael Kapoyos, salah satu pengguna jalan asal Desa Silian, Kecamatan Touluaan Kabupaten Mitra mengakui, banyak lubang besar menghiasi badan jalan. Hal tersebut memaksa dia harus mengurangi kecepatan kendaraannya.
"Jalan tersebut, merupakan jalur penghubung Kabupaten Minsel menuju Mitra. Pemerintah terkesan tidak peduli dengan kondisi jalan yang sudah rusak parah ini," kata Michael Rabu, (12/3/2013).
Dia mengaku heran dengan sikap Pemerintah yang tidak ada tindakan dalam mengambil solusi agar jalan tersebut segera diperbaiki, padahal banyak pejabat yang sering melintasi ruas jalan tersebut.
"Tidak sedikit pejabat yang sering melintas dijalan ini. Namun Pemerintah terkesan tutup mata dan tidak peduli dengan kondisi jalan tersebut," sesalnya.
Sementara itu, salah satu warga Kelurahan Uwuran Dua, Stevi Dalending, mengatakan, akibat ketidakperdulian pemerintah, jalan tersebut sering menyebabkan kecelakaan.
"Sudah banyak pengguna jalan yang menjadi korban kecelakaan, akibat jalan yang dihiasi lubang besar," ungkap Stevi.
"Kami minta pemerintah segera memperbaiki jalan ini sebelum jatuh banyak korban," sambung Stevi. (Jerry Sumarauw)



































