Pemkot akan Tarik Retribusi Sejumlah Objek Wisata

Wisatawan Meningkat


TOMOHON, ME : Dengan rampungnya pembangunan infrastruktur penunjang kepariwisataan di Lokasi-lokasi Wisata, seperti Danau Linou di Kelurahan Lahendong, Air Terjun Tumimperas Kelurahan Pinaras, Pemandian air panas Kelurahan Tumatangtang, dan terus meningkatnya secara signifikan wisatawan ke Tomohon, yakni wisatawan Nusantara tahun 2010 = 23,832 hingga 2013=126,597 dan Wisatawan Mancanegara 2010=3954 sampai 2013= 13,534.

 

Maka Pemerintah Kota Tomohon rencananya akan menarik retribusi bagi para pengunjung untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui dinas Pariwisata dan Budaya Kota Tomohon.

 

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Jumat (21/2/2014), di ruang rapat Asisten Perekonomian & Pembangunan telah dilaksanakan rapat koordinasi guna menindak lanjuti rencana penarikan retribusi untuk meningkatkan PAD.

 

“Memback-up retribusi tersebut perlu adanya peraturan yang merupakan payung hukum yang menjamin penarikan karcis masuk tersebut,” ujar Walikota Jimmy F Eman.

 

“Sosialisasi kepada masyarakat umum agar dapat mengetahui penarikan retribusi pada obyek-obyek wisata yang menjadi andalan Kota Tomohon sekaligus menjadi ikon Kota Tomohon dan telah mendapatkan pengakuan Nasional dan Internasional,” tambanya.

 

Khusus  Wisata Danau Linou, sudah menjadi salah satu objek wisata unggulan Kota Tomohon yang mendapat kehormatan untuk dimasukkan dalam salah satu seri perangko  PT. Pos Indonesia.

 

“Hal ini perlu untuk di jaga, dipelihara dan di tingkatkan bagi peningkatan perekonomian masyarakat yang memiliki efek ganda,” kata Walikota Jimmy F Eman, SE.Ak.

 

Eman juga mengatakan, keunggulan wisata pegunungan kelas dunia antara lain pada kawasan hutan Mahawu yang tak lama lagi akan menjadi hutan rakyat. “Dengan wisata tekking dan spot trekking yang melingkar puncak kawah mahawu dengan shelter untuk view, foto luar biasa menantang ditambah dengan  hawa sejuk, dan pemandangan unik,” tandas Eman.

 

Ketersediaan hotel dan restoran terus meningkat selama lima tahun sampai 2013 yaitu sekitar 400-an kamar dan lebih dari 442 tempat tidur, seperti disampaikan Kepala bidang Destinasi Pariwisata Kalasina.K.K.L.Pandey, S.Sos.

 

Hadir dalam Kegiatan ini Kadis Pariwisata, Kabag Hukum, Kabid DPPKBMD, para Kabid terkait dan Para Lurah.(Herie)

 

Foto : Kawah Gunung Mahawu



Sponsors

Sponsors