Objek Wisata di Minahasa Tidak Terurus


Foto : Goa Jepang di Kiawa.(Ist)

 

TONDANO, ME : Terwujudnya daerah Minahasa sebagai salah satu daerah andalan wisata di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) tampaknya masih jauh dari harapan. Pasalnya, hingga kini sejumlah objek wisata yang ada di daerah ini tampak tidak terurus dan terkesan kurang mendapatkan perhatian serius dari pemerintah setempat khususnya Dinas Pariwisata.

 

Dari pantauan Manado Express, sejumlah objek wisata yang kurang mendapatkan sentuhan diantaranya objek wisata bersejarah Goa Jepang di Kiawa dan Tonsea Lama, objek wisata Pulau Likri, Air Terjun Kali, dan objek wisata budaya Watu Pinawetengan.

 

Kurang terurusnya objek wisata ini dapat terlihat dari sejumlah bangunan yang sudah dalam kondisi rusak. Contohnya objek wisata Watu Pinabetengan yang sebagian atap bangunannya dalam kondisi rusak parah dan tak kunjung diperbaiki. Begitupun objek Wisata Goa Jepang yang hampir tertutup tanaman merambat akibat tak terpelihara dengan baik.

 

Pemerhati wisata Minahasa, Maxi Momongan, mengaku sangat prihatin melihat kondisi ini. Menurut dia, seharusnya bila pemerintah bertekad untuk menjadikan Minahasa sebagai daerah objek wisata andalan, maka pemerintah juga harus lebih serius dalam memperhatikan, merawat, membangun, serta memelihara objek-objek wisata di daerah ini.

 

"Apalagi dibeberapa tempat wisata, retribusi atau uang masuk terus dikutip, namun bangunan yang nampak di sana sini terlihat tak terawat dengan baik. Bagaimana juga tanggapan para wisatawan baik lokal maupun mancangera yang datang ke daerah ini, sementara objek wisatanya tidak memberikan kenyamanan kepada para pengunjung," ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Minahasa, Deby Bukara SE MSi, ketika dimintai tanggapan menjelaskan bahwa memang hingga kini belum ada anggaran pemeliharaan yang di tata dalam APBD. Namun menurut dia, untuk anggaran perbaikan fisik sejumlah objek wisata di Minahasa sudah dianggarkan dalam APBD 2014.

 

“Jumlahnya memang tidak besar, hanya sekitar Rp 800 juta untuk sejumlah objek wisata yaitu objek wisata Pulau Likri, Goa Jepang Kiawa dan Tonsea Lama, dan Air Terjun Kali. Untuk pelaksanaan perbaikannya akan mulai dilakukan dalam waktu dekat ini,” kata Bukara. (Jeksen Kewas)



Sponsors

Sponsors